Cara Praktis Mengembalikan Keharmonisan Rumah Tangga Pasca Perselingkuhan

Perselingkuhan menurut Mann tidak selalu berakhir dengan perceraian atau rusaknya hubungan asmara

Cara Praktis Mengembalikan Keharmonisan Rumah Tangga Pasca Perselingkuhan
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Perselingkuhan 

Jenn Mann, penulis buku berjudul 'The Relationship Fix' mengungkapkan bahwa alasan utama orang berselingkuh adalah karena kurangnya koneksi dalam hubungan dan ketidakpuasan seksual.

"Kebanyakan orang tidak menyadari betapa pentingnya menciptakan dan memelihara hubungan dalam suatu hubungan asmara atau rumah tangga," katanya.

"Namun godaan itu akan selalu ada. Meski begitu, ketika pasangan kita merasa benar-benar terhubung denganmu, maka kemungkinan untuk berselingkuh itu sangatlah kecil," tambahnya.

4 Jenis Perselingkuhan, Tanpa Sadar Kamu Mungkin Pernah Melakukannya

Kabar baiknya, perselingkuhan menurut Mann tidak selalu berakhir dengan perceraian atau rusaknya hubungan asmara.

Memang pada tahap awal pasti menyakitkan, namun jika dapat dikelola dengan baik, Mann yakin bahwa hubungan asmara atau rumah tangga justru akan tumbuh lebih kuat dibandingkan dengan sebelumnya.

Tidak semuanya seperti itu.

Mann menggarisbawahi bahwa hal positif bisa muncul pasca perselingkuhan jika mereka benar-benar mengambil sisi positif dari selingan itu.

Yang Harus Anda Lakukan Saat Bertekad Mengakhiri Hubungan Terlarang Perselingkuhan

Kemudian mampu mencari penyebab utama kenapa perselingkuhan terjadi dan bertekad untuk memperbaikinya.

"Ini memang sangat menyakitkan dan sulit dilupakan. Siapa sih yang tak sakit hati jika dia dikhianati atau disakiti? Tapi, jika hal ini benar-benar dikelola, maka rasa sakit itu akan sembuh dan hubungan Anda akan jauh lebih kuat dibandingkan sebelumnya," ulasnya.

Bisa Pria atau Wanita, Ini 10 Alasan Kenapa Seseorang Nekat Berselingkuh Mengkhianati Pasangannya

Mann memberikan langkah praktis bagaimana bangkit dari hubungan yang nyaris hancur akibat perselingkuhan.

Halaman
123
Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved