Sains
Inilah 3 Musuh Alami Ular Kobra
Walaupun lahan bagi populasi kobra semakin menyempit, ular kobra masih mampu bertahan di lingkungan urban atau semi urban.
Garangan jawa tidak memiliki musim kawin yang khusus.
Hewan betina melahirkan 2–4 anak, setelah mengandung selama sekitar 6 minggu.
Namun, jumlah populasi garangan saat ini jauh lebih sedikit dibanding anakan ular akibat perburuan.
3. Elang ular bido (Spilornis cheela)
Elang ular bido (Spilornis cheela) Elang ular bido (Spilornis cheela) adalah sejenis elang besar yang menyebar luas di Asia.
Elang ini merupakan anggota suku Accipitridae.
Elang ular bido berwarna hitam dengan garis putih di ujung belakang sayap, terlihat di saat terbang seperti garis yang tebal.
Ketika terbang, hewan ini sangat berisik dan bersuara seperti "Kiiiik" panjang dan diakhiri dengan penekanan nada.
Sayap menekuk ke atas (seperti elang jawa) dan ke depan, membentuk huruf C yang terlihat membusur.
Ciri khas lainnya adalah kulit kuning tanpa bulu di sekitar mata hingga paruh.
Ada yang mengatakan bahwa kulit kaki dari elang ini mempunyai kekebalan terhadap bisa ular, karena itulah elang ini di sebut elang ular karena mempunyai kekebalan terhadap bisa ular.
Bido gemar memangsa anakan ular, burung kecil, sampai mamalia kecil.(TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal 3 Predator Alami Anakan Ular Kobra Jawa"
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ular-kobra-di-solo.jpg)