Kota Yogyakarta

Dinsos Kota Ajak Masyarakat Peduli Lansia

Dinas Sosial Kota Yogyakarta mengajak masyarakat peduli lansia dengan Gerakan Sayang Lansia (Gersala).

Dinsos Kota Ajak Masyarakat Peduli Lansia
internet
ilustrasi lansia 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Sosial Kota Yogyakarta mengajak masyarakat peduli lansia dengan Gerakan Sayang Lansia (Gersala).

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Iryanto Edy Purnomo mengatakan Gersala merupakan upaya Pemkot Yogyakarta untuk memuliakan lansia dengan memberdayakan lansia.

Tujuannya adalah menjadikan lansia Kota Yogyakarta sehat, mandiri, dan produktif.

Angka Harapan Hidup DIY Tertinggi Nasional, Jumlah Lansia Akan Terus Bertambah

Untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif, perlu dukungan dari masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lansia.

"Lansia di Kota Yogyakarta cukup banyak, kalau tidak kita kelola dengan baik, akan menjadi masalah, misalnya kesehatan lansia sendiri. Kesehatan lansia harus dijaga, supaya tetap bisa mandiri meskipun sudah tidak muda,"katanya, Rabu (27/11/2019).

Ia melanjutkan, Dinsos Kota Yogyakarta melakukan berbagai kegiatan untuk menunjang kesehatan lansia, posyandu untuk lansia, senam lansia,termasuk mendongeng untuk lansia.

Tak hanya itu, Dinsos Kota Yogyakarta juga menyiapkan beberapa pelatihan-pelatihan bagi lansia yang masih potensial. Pelatihan tersebut agar lansia menjadi mandiri dan produktif.

Lansia Termarjinalkan Program, Provinsi DIY Segera Miliki Perda Kesejahteraan Lansia

Namun demikian, butuh dukungan dari masyarakat, khususnya keluarga lansia. Sebab lansia juga bagian dari masyarakat.

"Masyarakat juga harus mendukung gerakan ini (Gersala), misalnya masih melibatkan lansia dalam kegiatan dalam masyarakat. Keluarga juga harus menyayangi anggotanya yang lansia, agar tidak terlantar,"lanjutnya.

Ia yakin dengan Gersala, hidup lansia menjadi lebih sehat, mandiri, dan produktif.

Apalagi lansia menjadi salah satu afirmasi yang diperhatikan oleh Pemkot Yogyakarta, selain keluarga miskin, difabel, perempuan, dan anak.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved