Yogyakarta

Angka Harapan Hidup DIY Tertinggi Nasional, Jumlah Lansia Akan Terus Bertambah

Persentase lanjut usia di Daerah Istimewa Yogyakarta telah melebihi proyeksi persentase jumlah lanjut usia di tingkat nasional.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi menyebutkan angka harapan hidup di DIY tertinggi di Indonesia.

Sehingga jumlah lansianya pun tertinggi se Indonesia.

"Untuk itu, agar warga lansia dapat lebih bermanfaat, dibandingkan menjadi beban sosial, diperlukan perubahan regulasi. Pemda DIY mengajukan pembentukan raperda penyelenggaraan kesejahteraan lanjut usia," papar Untung di Gedung DPRD DIY, Senin (18/11/2019).

Dia berharap agar ada sinergitas lintas sektor sebagai upaya penanganan perlindungan, penjaminan, penyejahteraan lansia.

Angka Harapan Hidup di Sleman Tertinggi se-Indonesia

Menurutnya, Aspek hukum juga diperlukan agar lansia tetap dapat ikut berkarya untuk masyarakat secara keseluruhan.

“Tak kalah penting fasilitasi akses bagi lansia agar mereka tetap bisa ikut berkarya untuk masyarakat secara keseluruhan,” urainya.

Peningkatan jumlah Lanjut Usia diproyeksikan akan terus berlangsung dari tahun ke tahun.

Pemda DIY pun mengusulkan raperda penyelenggaraan kesejahteraan sosial lanjut usia.

Terus Bertambah

Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X saat mewakili Gubernur DIY menyampaikan penghantaran dua raperda inisiatif eksekutif pada rapat paripurna di DPRD DIY menyebut Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan satu dari beberapa provinsi yang memiliki persentase populasi lanjut usia tinggi di Indonesia.

Bahkan, persentase lanjut usia di Daerah Istimewa Yogyakarta telah melebihi proyeksi persentase jumlah lanjut usia di tingkat nasional.

7 Rekomendasi Minuman Bubble Tea Kekinian di Jogja

"Maka diproyeksikan meningkatnya jumlah Lansia akan terus berlangsung dari tahun ke tahun," jelas Paku Alam X.

Meningkatnya angka lansia ini, tentu saja akan memunculkan persoalan-persoalan persoalan yang yang akan dialami.

Dia menjelaskan, pelayanan yang harus didapatkan oleh lanjut usia terdapat delapan bidang atau sektor yang perlu diberikan.

"Yakni, pelayanan keagamaan dan mental spiritual, pelayanan kesehatan, pelayanan kesempatan kerja, pelayanan pendidikan dan pelatihan, pelayanan untuk mendapatkan kemudahan dalam penggunaan fasilitas sarana dan prasarana umum, pemberian kemudahan udahan dalam pelayanan dan bantuan hukum, bantuan sosial dan perlindungan sosial, " ulasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved