Bantul
Warga Bantul Olah Biji Okra Jadi Kopi Berkhasiat
Biji okra dicampur dengan jahe sehingga tercetus kopi raja alias okra dan jahe.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
Okra yang sudah tua, diambil bijinya kemudian dijemur.
Setelah dijemur, biji okra disangrai bersama jahe hingga berbau agak gosong.
Baru kemudian campuran tersebut digiling menggunakan gilingan biji kopi atau blender.
• Komunitas Secangkir Kopi Galang Dana untuk Siswa Putus Sekolah
Budi juga menemukan khasiat biji okra.
Ia membaca literatur, biji okra mengandung vitamin A hingga vitamin K.
"Saya juga cari di literatur, ternyata kandungannya banyak sekali vitamin A sampai K, bisa untuk asma, bisa untuk maag, bisa untuk metabolisme. Yang tidak suka kopi bisa minum ini karena bisa menyembuhkan maag," katanya.
Ia juga berharap, tanaman okra bisa dibudidayakan lebih banyak di Bantul sebagai pengganti tanaman kopi.
Sehingga nantinya Bantul bisa memiliki ikon kopi sendiri.
"Bantul tidak punya tanaman kopi, tapi punya tanaman okra ini. Harapannya bisa dikembangkan supaya bisa jadi kopi khas Bantul," ujarnya.
• UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja
Tanaman okra juga tergolong mudah dibudidayakan.
Kata Budi, okra dapat tumbuh di kondisi lahan apapun.
"Okra tanaman tropis, bisa tumbuh di dataran rendah atau dataran tinggi," tuturnya.
Dua bulan terakhir, Budi telah mengemas kopi raja dalam kemasan dan menjualnya untuk kalangan terdekat.
Kopi raja dikemas dalam botol kecil sebanyak 250 gram.
Rencananya kopi raja akan dipasarkan lebih luas lagi di Kabupaten Bantul. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/warga-bantul-olah-biji-okra-jadi-kopi-berkhasiat.jpg)