Kota Magelang

Pemkot Magelang Akan Renovasi Rumah Seorang Pasien Tuberkulosis

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DKK Magelang, Lilik Sunarto, pasien telah berada di RSUD Tidar untuk penanganan medis yang l

Pemkot Magelang Akan Renovasi Rumah Seorang Pasien Tuberkulosis
Istimewa
Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono, bersama tim gabungan mendatangi rumah pasien Tuberkulosis (TB) yang ada di Kampung Karanggading, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Senin (25/11/2019). Rumah ini rencananya akan direnovasi. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Tim gabungan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Magelang mendatangi rumah seorang pasien Tuberkulosis (TB) di Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Kedatangan mereka merupakan respon cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang atas laporan masyarakat terkait keberadaan pasien tersebut.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DKK Magelang, Lilik Sunarto, pasien telah berada di RSUD Tidar untuk penanganan medis yang lebih intensif tidak lama setelah ada laporan ada warga.

Pemerintah Kota Magelang Akan Renovasi Rumah Pasien Tuberkulosis

“Pasien sudah ditangani oleh dokter di RSUD Tidar. Sekarang kami datangi rumah tinggalnya dan ternyata kondisi rumah tidak sehat, minim sirkulasi udara," tuturnya.

Lilik menyebutkan, tim akan melakukan renovasi di beberapa titik rumahnya, antara lain dengan membuka akses pencahayaan dan membuat ventilasi agar aliran sirkulasi udara.

Menurutnya, kondisi rumahnya lembab sehingga sangat berpotensi menimbulkan penyakit apalagi TB adalah penyakit yang sangat mudah menular.

"Kuman TB bisa mati jika kena matahari. Sirkulasi udara yang baik juga bisa mencegah penularan, apalagi Budhenya yang tinggal di rumah ini juga sakit TB tapi sudah sembuh, dan saudara laki-lakinya juga ada yang sakit," katanya.

Untuk di Kota Magelang sendiri penderita TB meningkat sejak tahun 2018. Tahun lalu, jumlah pasien baru TB Paru sebanyak 94 orang dan TB Ekstra Paru 2 orang.

Sedangkan hingga September 2019, jumlah pasien baru TB Paru mencapai 128 orang, TB Ekstra Paru 17 orang dan TB Anak 29 orang,

"Semua tertangani untuk pengobatan," sebutnya.

Sepanjang 2019 hingga Awal September, Dinkes Sleman Temukan 487 Kasus TBC

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved