Yogyakarta

Erlinda Perlitasari : Gaji Kecil Bukan Hambatan Salurkan Ilmu Bagi Anak Didik

Dalam kesehariannya, Linda karib disapa, menghabiskan waktunya sejak tahun 2018 untuk mengajar di SMP Negeri 2 Kalibawang di Kulon Progo.

Erlinda Perlitasari : Gaji Kecil Bukan Hambatan Salurkan Ilmu Bagi Anak Didik
Istimewa
Erlinda Perlitasari, Guru honorer asal Kulon Progo yang mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Peringatan Hari Guru yang diperingati setiap tanggal 25 November, menjadi momen spesial bagi seluruh Guru di Indonesia.

Hal ini juga dirasakan oleh dara cantik kelahiran 1992, Erlinda Perlitasari seorang guru Honorer yang mengabdikan hidupnya untuk membimbing generasi penerus bangsa.

Dalam kesehariannya, Linda karib disapa, menghabiskan waktunya sejak tahun 2018 untuk mengajar di  SMP Negeri 2 Kalibawang di Kulon Progo.

Selain itu, dia pun juga membuka jasa les privat bagi murid-murid di sekitar rumahnya.

Bupati Klaten Kutip Nadiem Makarim untuk Tak Beri Janji Kosong kepada Guru

Hal ini dilakukan lantaran upah yang diterimanya masih sangat minim karena statusnya yang bukan merupakan guru Honorer dari Kabupaten.

Saat dijumpai Tribunjogja.com, Linda mengatakan bahwa upah yang diterimanya setiap bulan masih belum mampu digunakan untuk menutup biaya hidupnya sehari-hari.

"Namun saya tidak menyerah karena hal ini, menjadi guru itu kan panggilan hidup. Cita-cita gitu intinya," tegasnya.

Bagi wanita lulusan S2 ini, dapat memberikan ilmu bagi anak didik merupakan Hal yang sangat membahagiakan baginya.

Guru Korban Penusukan Harus Habiskan Waktu di Rumah Sakit pada Peringatan Hari Guru Tahun ini

"Di luar sana memang banyak pekerjaan lain, tapi Saya masih tetap memilih untuk menjadi seorang guru. Selain itu, ijazah Saya pun di bidang pendidikan. Jadi yang Saya lakukan saat ini ibaratnya untuk mengembangkan ilmu saya di bidang pendidikan," tuturnya.

Namun di tengah semangatnya ini, ada beberapa hambatan yang dia jumpai saat mengajar.

Bukan melulu soal gaji yang sangat minim, akan tetapi terkait sarana dan prasarana pendukung yang menurutnya saat ini masih belum terjangkau untuk dibeli.

Ketua PGRI DIY Minta Guru Paham Proses Transfer Pembangunan Karakter Murid

Namun saat ini, menurut Guru yang mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris ini, dia akan terus berjuang untuk menyebarkan ilmu yang dimilikinya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved