Bantul
Ribuan Kakak Pembina Pramuka Ikuti Kemah Silbinas Sako SPN 2019 di Bantul
Menurutnya, terdapat tugas berat, yakni menciptakan pembina yang ditugaskan untuk adik-adik yang masih sekolah.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sedikitnya 15 Satuan Komunitas dari seluruh penjuru tanah air, ikut serta dalam kemah Silaturrahim Pembina Nasional (Silbinas) Sako SPN 2019 yang digelar Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, di Bumi Perkemahan Dewa Ruci, Gadingsari, Sanden, Bantul, pada 21-23 November 2019.
Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kakak Laksamada Muda (Purn) Kingkin Suroso menjelaskan, kegiatan tersebut, bertujuan untuk membangun, serta meningkatkan dedikasi para pembina pramuka, dalam mewujudkan kaum muda berkarakter, sekaligus menguasai teknologi di era 4.0 ini.
"Tetaplah menjadi Pramuka yang sebenarnya. Saya yakin, Sako SPN ke depan lebih maju, karena sejalan dengan program revitalisasi satuan karya yang sudah ada," katanya, Jumat (22/11/2019) siang.
• Pramuka Kulon Progo Deklarasi Antirokok
Kingkin mengaku tidak ingin, generasi milenial yang sudah mengikuti pramuka sejak dini, setelah memasuki usia 25 tahun nanti kehilangan arah.
Ia pun berharap, pembelajaran yang didapat selama ini tetap terpatri, sehingga tumbuh menjadi pramuka yang mandiri, berkecakapan hidup dan berwirausaha.
"Bukan pramuka yang tidak jelas, tapi pramuka yang menjadi harapan bangsa. Tetapi, saya yakin Sako SPN mampu mencapai tujuan itu," tandasnya.
Sebagai langkah nyata, pada tahun 2022 mendatang, pihaknya hendak melangsungkan perkemahan antar satuan komunitas.
Dalam agenda tersebut, tiap-tiap satuan komunitas akan bergabung menjadi satu di sentra perkemahan modern.
Sebuah perkemahan dimana pramuka bermasyarakat.
• Pramuka Bukan Gerakan Hura-hura, Ini Buktinya
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Pramuka DIY, GKR Mangkubumi memberikan apresiasinya untuk lebih kurang 1.014 kakak pembina, yang ikut serta di Silbilnas Sako SPN 2019 ini.
Ia pun mengungkapkan, dewasa ini, Gerakan Pramuka memiliki pekerjaan rumah yang harus dihadapi.
Menurutnya, terdapat tugas berat, yakni menciptakan pembina yang ditugaskan untuk adik-adik yang masih sekolah.
Ya, mereka dituntut menciptakan generasi muda yang melek era 4.0, namun tetap mencintai tanah air dan memiliki karakter kuat, sekaligus membawa Indonesia ke arah lebih baik.
"Para Pembina Sako SPN yang ada di sini luar biasa. Tapi, wajib diingat, pendampingan buat generasi muda sangatlah penting. Pembinaan karakter diri, kemudian pendalaman dasa darma untuk majunya Indonesia di masa mendatang," tandasnya.
Sekadar informasi, Silbinas diikuti peserta dari 8 Sako Provinsi yang telah diresmikan masing-masing Kwarda, yakni Sakoda Lampung, Sakoda Jawa Barat, Sakoda DIY, Sakoda DKI Jakarta, Sakoda Sumatera Selatan, Sakoda Jawa tengah, Sakoda Sulawesi Tengah, kemudian Sakoda Jawa Timur.
Selain itu, beberapa Sakoda yang masih didampingi provinsi untuk merintis pun ikut serta, seperti Banten, Sulawesi Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Papua, Kalimantan Utara dan Jambi. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/silaturrahim-pembina-nasional.jpg)