Jawa

Polres Magelang Kota Turunkan 405 Personel Gabungan Amankan Pilkades

Kepolisian Resort Magelang Kota menurunkan 405 personel gabungan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2019 di wilayah hukum Polres

Polres Magelang Kota Turunkan 405 Personel Gabungan Amankan Pilkades
istimewa
Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi, meninjau kesiapan pasukan, sarana dan prasarana pada apel kesiapan dan pergeseran pasukan dalam rangka Pilkades Serentak 2019 di Kecamatan Bandongan, Magelang, Kamis (21/11/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepolisian Resort Magelang Kota menurunkan 405 personel gabungan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2019 di wilayah hukum Polres Magelang Kota.

Ada 12 desa yang diamankan pada Pilkades pada tanggal 22-24 November 2019.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi, mengatakan, personel keamanan yang diterjunkan sebanyak 405 personel.

Personel keamanan terdiri dari 210 Polres, 60 Brimob Polda Jateng, 60 Dalmas Polda Jateng, 15 TNI, dan 60 Linmas.

Seluruh petugas dan sarana prasrana diperiksa kesiapannya jelang pengamanan Pilkades.

2.321 Personel Keamanan Diterjunkan untuk Amankan Pilkades di Magelang

"Kami mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan. Kami harapkan Pilkades tahun 2019 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar, dan damai," ujar Idham, Kamis (21/11/2019) saat Apel kesiapan dan pergeseran pasukan dalam rangka Pilkades Serentak 2019 di Kecamatan Bandongan, Magelang.

Idham mengatakan, kegiatan politik pada Pilkades membawa potensi kerawanan di bidang keamanan.

Sejumlah kerawanan yakni pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa, berita bohong dan ujaran kebencian.

Kerawanan ini berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat.

"Kerawanan ini berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat. Untuk itu lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, baik terhadap dugaan tindak pidana yang berhubungan dengan Pilkades, maupun potensi pelanggaran hukum lainnya, guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif," katanya.

Idham juga meminta seluruh anggota kepolisian ataupun TNI saling bersinergi dan menjaga netralitas pada Pilkades.

Seluruh personel keamanan diharapkan mendorong para calon kepala desa dan massa pendukung menghindari kampanye hitam dan politik uang.

"Jaga netralitas TNI dan Polri. Dorong seluruh Calon Kades dan Masa pendukung untuk menghindari Kampanye Hitam dan Politik Uang, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman dan damai," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved