Suspek DBD Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu, Dinas Kesehatan Minta Masyarakat Gencarkan PSN

Suspek DBD Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu, Dinas Kesehatan Minta Masyarakat Gencarkan PSN

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Hari Susmayanti
net
dbd_1101 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 3.687 warga di DIY diketahui menjadi suspek demam berdarah dengue (DBD) sejak awal tahun hingga November 2019 ini.

Untuk mencegah meluasnya kasus demam berdarah, Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY meminta masyarakat untuk menggencarkan pola hidup bersih dan sehat serta pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaning Astutie menjelaskan, angka 3.687 itu merupakan akumulasi dari minggu pertama hingga minggu 42 tahun 2019 ini. Kendati demikian, belum dilaporkan adanya kematian akibat penyakit ini.

"Sekali lagi angka itu adalah suspek DBD. Jika dibandingkan dengan minggu yang sama di tahun 2018 ada kenaikan, " ujar Pembajun, Minggu (17/11/2019).

Anggaran Dropping Air Bersih Habis, Pemkab Gunungkidul Bergantung Bantuan Pihak Ketiga

Dari data Dinkes untuk tahun 2018 terdapat sekitar 547 kasus dengan angka kematian 3 orang.

Menurut Pembajun, perubahan iklim dan masuk pada musim pancaroba menjadi hal yang perlu diantisipasi oleh warga masyarakat.

Penggencaran PSN juga perlu dilaksanakan oleh masyarakat. Hal ini agar penyakit DBD lebih mudah diantisipasi.

Pihaknya pun meminta masyarakat tidak bergantung dengan program dari Dinkes.

"Kami lebih menggerakkan masyarakat untuk tidak bergantung pada program. Jadi memang sasarannya adalah perilaku dan kebersihan lingkungan, dengan gerakan 3 M, " katanya. (Tribunjogja/Agung Ismiyanto)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved