Kriminal

DIY Jadi Sasaran Para Pengedar Narkoba asal Jawa Tengah

Andhyka menjelaskan, pengedar yang ditangkap di wilayah Jateng berdasarkan pengembangan kasus yang ada di Sleman.

DIY Jadi Sasaran Para Pengedar Narkoba asal Jawa Tengah
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Satuan reserse narkoba Polres Sleman menjelaskan hasil tangkapan mereka 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Satuan Reserse Narkoba Polres Sleman menangkap 13 orang tersangka selama operasi kewilyahan, Operasi Narkoba Progo belum lama ini.

Kasat Reserse Narkoba Polres Sleman AKP Andhyka Doni Hendrawan saat konferensi pers Kamis (14/11/2019) mengatakan 13 orang tersebut terbagi menjadi 10 laporan polisi.

Sementara total barang bukti yang diamankan yakni sabu seberat 68,8 gram, tembakau gorila 12,31 gram dan ganja 10,15 gram.

Untuk lokasi penangkapannya yakni lima kasus di wilayah Jawa Tengah, dan lima lainya di wilayah Sleman seperti Depok dua kasus kemudian Cangkringan, Seyegan, Gamping masing-masing satu kasus.

Viral Video Pemuda Sedang Main HP Ditangkap Polisi Diduga Dijebak Kasus Narkoba, Ini Kata Kapolsek

"Lima orang tersangka kami amankan di wilayah Jawa Tengah seperti Klaten, Salatiga, Solo dan Magelang. Dari lima orang tersangka itu semuanya berstatus pengedar," ujarnya.

Sementara delapan tersangka sisanya ditangkap di wilayah Sleman dan semuanya berstatus sebagai pengguna.

Andhyka menjelaskan, pengedar yang ditangkap di wilayah Jateng berdasarkan pengembangan kasus yang ada di Sleman.

"Ini membuktikan bahwa wilayah Jogja ini mayoritas konsumen, penyuplai dari wilayah sekitaran DIY," ujarnya.

Berdasarkan hasil interogasi pengedar ini rata-rata sebelumnya adalah pengguna.

"Mereka sebelumnya pengguna, naik ke peletak (pengedar) narkoba, karena diiming-imingi bayaran oleh bandar di atasnya. Biasanya borongan, rata-rata mereka mendapatkan Rp 1 juta untuk beberapa paket yang mereka edarkan," bebernya.

Mahasiswa Masih Dominasi Penyalahgunaan Narkoba di Yogyakarta

Lebih lanjut, Kanit 2 Ipda Ilvan Aji mengatakan, salah satu pengedar yang berhasil mereka tangkap adalah DH alias Herdud (38) warga Salatiga, Jawa tengah.

DH diamankan pada 28 September 2019 kemarin.

Ia adalah pengedar dengan barang bukti terbesar dalam operasi ini, yakni mencapai 24 gram sabu.

"Kita mendapatkan informasi tentang peredaran narktika di Yogyakarta dan melakukan pengembangan. Akhirnya mendapat informasi bahwa pengedarnya di Salatiga," paparnya.

Adapun seluruh tersangka dijerat dengan UU RI no.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pasal 114, 112 dan pasal 127. Ancaman hukumannya adalah penjara maksimal seumur hidup.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved