Agenda Jogja Hari Ini
Silakan Masuk Co-creative Studio Gelar Showcase "Hola Caro I Miss You"
"HOLA CARO I MISS YOU" mengangkat kekaryaan dalam bentuk tulisan, karya tulis yang dinikmati layaknya karya visual di ruang pajang.
Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Sejak 2 November hingga 2 Desember mendatang, Silakan Masuk Co-creative Studio mengadakan showcase "HOLA CARO I MISS YOU".
Berlokasi di Arkadia Communal Space, Jalan Prawirotaman 1 no 16, Yogyakarta, showcase ini buka mulai hari Jumat sampai Minggu, pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.
"HOLA CARO I MISS YOU" mengangkat kekaryaan dalam bentuk tulisan, karya tulis yang dinikmati layaknya karya visual di ruang pajang.
Alam Taslim, pemilik dari Silakan Masuk Co-creative Studio mengatakan, tema HOLA CARO I MISS YOU dipilih karena ketidak sengajaan.
• Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau
"Kalimat (HOLA CARO I MISS YOU-red) ini tergores di salah satu dinding Silakan Masuk Co-creative Studio. Kalimat ini sudah ada di sana sejak awal studio ini buka, tidak tahu siapa yang menuliskannya, tentang apa, ditujukan kepada siapa, apalagi kapan dituliskannya. Satu kalimat yang bisa dibilang manis, sangat pasti tentang percintaan," ujar Alam pada Tribunjogja.com.
Ia melanjutkan, penulisan "HOLA CARO..." di bagian awal membuat tulisan ini jadi tidak lazim, karena ini menjadi bahasa Spanyol yang berarti "Hai sayang..".
Dari sanalah, ia berinisiasi untuk memberikan penafsiran dari kalimat tersebut dan tujuh teman menyambutnya dengan antusias.
Mereka memiliki latar belakang yang berbeda dari kota-kota yang berbeda pula.
Jean Pascal Elbaz, yang adalah mantan Direktur IFI Jogja dan Chennai India, menuliskan kisah romantis dari sudut pandang dinding sebagai saksi bisu.
• Pameran Sekaten sebagai Ruang Untuk Mengenal Sri Sultan Hamengku Buwono I
Iru Irawan, Copywriter dan anggota band musik Hollywood Nobody yang sudah berdomisili di Jakarta, memberikan kesyahduan dalam bentuk puisi.
Suryawan W P yang adalah pegiat dari Klub Baca Jogja, membawa nuansa kehidupan di Prawirotaman dalam kisahnya.
Sidhi Visatya, adalah pegiat Poetry Slam dan anggota Unspoken Poetry Slam Bali yang berdomisili di Ubud, merangkaikan puisinya yang penuh referensi kehidupan Ubud dan media sosial.
Rizal Iwan, yang baru saja meluncurkan buku anak-anak horor seri ke-3 Creepy Case Club dan aktor theater di Jakarta, menyajikan tulisannya layaknya naskah percakapan.
Nana, Runner up Malaysian National Poetry Slam 2018 yang juga pegiat zine di Kuala Lumpur, menghadirkan puisinya dengan dua bahasa dan gaya penulisan bagaikan kode-kode program/format komputer.
• Dua Masterpiece Kraton Yogyakarta Ditampilkan pada Pameran Sekaten 2019
Valiant Budi (Vabyo), yang masih hangat dengan buku barunya Tukar Takdir, memberikan kisah dengan bahasa yang penuh amarah, sangat vulgar dan blak-blakan, bagaikan curhatan thread Selebtwit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/silakan-masuk-co-creative-studio-gelar-showcase-hola-caro-i-miss-you.jpg)