Bantul

Masuki Pancaroba, Pembersihan Saluran Irigasi Dikebut

Memasuki masa peralihan atau pancaroba, sejumlah saluran irigasi di Kabupaten Bantul terus dilakukan pembersihan.

Masuki Pancaroba, Pembersihan Saluran Irigasi Dikebut
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Memasuki masa peralihan atau pancaroba, sejumlah saluran irigasi di Kabupaten Bantul terus dilakukan pembersihan.

Terutama dibersihkan dari sedimentasi, maupun material yang berpotensi dapat menyumbat volume air.

"Menghadapi musim penghujan, kita sedang kondisikan, untuk menggali sedimentasi. Di bendungan maupun yang ada di daerah saluran irigasi," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Bantul, Yitno, dihubungi, Jumat (01/11/2019).

Tolak Perluasan Taman Kota, Legislatif Minta Pemkab Bantul Alihkan Anggaran untuk Bidang Pendidikan

Ia menjelaskan, pembersihan sedimentasi disepanjang saluran irigasi bertujuan untuk mengantisipasi datangnya air dalam volume besar dari utara.

Sehingga material sampah tidak menyumbat, baik disaluran irigasi maupun didaerah seputar pintu air.

Di Kabupaten Bantul, kata Yitno, ada 100 saluran irigasi dan 89 bendung.

Semuanya secara bertahap dilakukan pembersihan.

"Kita cek pintunya, termasuk oli dan perbaikan pemeliharaan," kata dia.

UKDW Akan Bangun Kampus II di Bantul

Saat ini, menurut dia, sedimentasi memang belum terangkat semua.

Namun demikian, pekerjaan itu terus dilakukan.

Melibatkan puluhan petugas dari tiga UPT.

Ia mengaku khawatir, jika tak dibersihkan, ketika hujan deras maka sampah akan menyumbat.

Untuk membersihkan semua saluran irigasi, pihaknya mengaku menganggarkan sekitar Rp 150 juta/tahun.

"Tidak ada alat berat, pembersihan semuanya manual," ujar dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved