Kota Yogya

Camat di Kota Yogya Mengaku Siap Impelementasikan Penyebutan Nama Kecamatan yang Baru

Sejumlah Camat di wilayah kota Yogyakarta mengaku siap dalam mengimplementasikan aturan penyebutan baru dan tambahan tugas tahun depan.

Camat di Kota Yogya Mengaku Siap Impelementasikan Penyebutan Nama Kecamatan yang Baru
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah Camat di wilayah kota Yogyakarta mengaku siap dalam mengimplementasikan aturan penyebutan baru dan tambahan tugas yang mulai diterapkan pada tahun depan tersebut.

Camat Danurejan, Antariksa Agus mengatakan, pihaknya masih menunggu aturan pelaksanaan di tingkatan kota meskipun ada Peraturan Gubernur yang menjadi dasar lain.

Namun begitu, pokok-pokok yang tertuang nantinya di dalam aturan di tingkatan kota Yogyakarta akan diikuti oleh pihaknya.

"Termasuk yang bidang kebudayaan yang menjadi penekanan dalam program ini," ujarnya, Kamis (31/10/2019).

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Pun demikian pihaknya sudah pula melakukan pengembangan pada tingkatan kampung untuk mendukung terlaksananya pembangunan di bidang budaya.

Dari 16 kampung yang ada di Danurejan pihaknya mengkondisikan pembangunan sesuai dengan keadaan masing-masing kampung.

"Misalnya pengembangan Kentongan, Jathilan, dan Ketoprak. Nanti setiap kampung ada spesialisasi unggulan yang berbasis kampung," imbuhnya.

Selain itu, peran kepala kampung juga akan turut pula dioptimalkan untuk mewujudkan program ini.

Para kepala kampung nantinya akan menjadi semacam motor penggerak dalam melakukan pelbagai kegiatan kebudayaan.

Tahun Depan Pemkot Yogya Ubah Penyebutan Nama Kecamatan

Sementara, Camat Jetis, Sumargandi juga berpendapat serupa.

Pelaksanaan program itu sesuai pula dengan tindaklanjut dari UU 13/2012 tentang keistimewaan dan Perdais 1/2018 tentang Kelembagaan Pemda DIY.

"Kalau masalah sebutan nama tentunya sudah dikaji kaidah hukumnya, hanya mengembalikan nomenklatur yang pernah ada. Namun demikian untuk melaksanakan terkait keistimewaan tentunya ada perbedaan yaitu adanya penambahan tugas terkait dengan urusan keistimewaan seperti bidang pertanahan dan budaya," imbuhnya.

Hal tersebut, lanjutnya tentu akan menambah tugas dan tanggung jawab bagi kecamatan.

Untuk itu, ke depan nanti di tingkat kecamatan juga ada seksi yang bakal membidangi, sehingga akan terus berlanjut proses pelaksanaan urusan keistimewaan hingga di tingkat kecamatan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved