Gunungkidul

Tidak Ada Rekrutmen P3K Tahun Ini, GTT di Gunungkidul Berharap Mendikbud Perhatikan Nasib Guru

Menjadi P3K adalah satu-satunya jalan GTT dan PTT untuk bisa menjadi Aparatur Sipin Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gunungkidul.

Tidak Ada Rekrutmen P3K Tahun Ini, GTT di Gunungkidul Berharap Mendikbud Perhatikan Nasib Guru
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN), Aris Wijayanto menyayangkan keputusan pemerintah pusat untuk meniadakan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun ini.

Menurutnya para Guru Tidak Tetap (GTT) sangat menantikan untuk bisa menjadi P3K, karena hanya menjadi P3K jalan untuk bisa menjadi Aparatur Sipin Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gunungkidul.

"Untuk mendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) kami dipastikan tidak lolos karena ada peraturan umur maksimal 35 tahun, sedangkan kebanyakan GTT di Kabupaten Gunungkidul kebanyakan berumur lebih dari 35 tahun," ucapnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (29/10/2019).

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Ia berharap kepada Menteri Pendidikan yang baru saja dilantik kembali memperhatikan kesejahteraan GTT dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di sekolah-sekolah.

"Kami berharap mas menteri, dapat lebih memperhatikan kesejahteraan GTT maupun PTT. Paling tidak melanjutkan program," katanya.

Selain lebih memperhatikan kesejahteraan GTT dan PTT dirinya juga berharap kepada Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, untuk memperhatikan kompetensi karena menurutnya kompetensi guru untuk menjalankan kurikulum 2013 masih kurang.

"Kurikulumnya sudah siap tetapi upgrading guru masih kurang. Banyak sekali-sekali guru-guru tanpa ada diklat tiba-tiba dihadapkan dengan kurikulum 2013," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan pada tahun ini rekrutmen pada tahun ini hanya untuk CPNS.

"Pada tahun ini tidak ada rekrutmen untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetapi hanya untuk CPNS. Awalnya kami ajukan sebanyak 345 formasi," katanya.

"Masih bisa berubah jumlahnya ditambah lagi Kemenpan RB memiliki mentri baru, petunjuk pelaksana masih menunggu baru akhir oktober awal november bisa pengumuman," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved