Bantul
Partai Gerindra Bantul Buka Pendaftaran pada November, Dewata Dipastikan Ikut Penjaringan
Partai Gerindra Kabupaten Bantul, sudah mendapatkan restu dari DPP Gerindra, untuk melakukan penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Partai Gerindra Kabupaten Bantul, sudah mendapatkan restu dari DPP Gerindra, untuk melakukan penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul.
Rencananya, penjaringan akan dilakukan pada November mendatang.
Sebagai bakal calon Bupati Bantul, Dewata Eka Putra mengaku siap ikut dalam proses penjaringan.
Pihaknya, mengaku akan mengikuti proses tersebut, sesuai mekanisme yang ada di partai berlambang Garuda itu.
"Jika memang nantinya telah dibuka proses penjaringan. Saya ikut. Saya akan mengikuti sesuai mekanisme yang ada," kata Dewata saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Minggu (27/10/2019).
• Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau
Sebelumnya, Ketua DPC Gerindra Bantu,l Suharsono mengaku akan segera membuka penjaringan untuk bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bantul.
"Sudah, kita sudah ditelepon DPP untuk melakukan pembukaan penjaringan (bakal calon Bupati Bantul). Paling-paling awal bulan depan, November," kata dia.
Suharsono mengatakan, penjaringan bakal calon akan dilakukan sesuai prosedur dan mekanisme partai politik.
Tidak hanya untuk kader internal Gerindra saja. Melainkan terbuka untuk umum.
Siapa saja yang akan mendaftar, sebagai bakal calon kepala daerah Bantul, dipersilahkan.
"Saya Ketua DPC Bantul membuka siapa saja. Dari Jogja, dari Bantul, monggo," ucap dia.
• Rayakan Bulan Bahasa, Komunitas Teater Bantul Gelar Purnama Sastra Bantul #6
Kendati demikian, Suharsono menekankan, dalam proses penjaringan bakal calon kepala daerah nantinya akan dilakukan seleksi ketat.
Para kandidat, menurut dia, akan berkompetisi secara sehat.
Sebagai Ketua DPC Gerindra Bantul, dirinya mengaku tidak akan mengintervensi.
Apalagi sampai menghalangi agar seseorang tidak mendaftar di Gerindra.
"Walaupun saya Bupati, saya ketua DPC, kemudian lainnya tidak boleh maju, karena saya mau maju. Oh, saya tidak seperti itu. Saya welcome," ujar dia.
Suharsono mengajak siapapun kader terbaik, maupun tokoh lainnya, yang ingin menjadi Kepala Daerah di Bantul, dipersilahkan mendaftar ke Gerindra.
• Pakai Lurik, Puluhan Model Lenggak-lenggok Cantik di Bantul Fashion Street #2
"Silahkan, saya tidak membeda-bedakan," ujarnya.
Proses penjaringan bakal calon kepala daerah dari Gerindra, nantinya akan dilakukan melalui dua mekanisme.
Penjaringan secara internal yakni diusulkan partai dan eksternal, bakal calon mendaftarkan diri.
Sekretaris DPC Gerindra Bantul, Darwinto, sebelumnya, menyebutkan, ada dua kandidat potensial yang bisa diusung Partai Gerindra untuk berlaga pada Pilkada Bantul 2020 mendatang.
Pertama adalah Suharsono yang merupakan Bupati petahana, dari internal kader Gerindra dan kedua adalah Dewata Eka Putra, dari kalangan eksternal.
"Keduanya memiliki peluang yang sama. Untuk bisa diusung Partai Gerindra pada Pilkada mendatang," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)