Aplikasi Qasir Ajak Pelaku UMKM di Yogyakarta Melek Digital

Puluhan pelaku UMKM dan digital enthusiast di Yogyakarta turut serta dalam acara yang dikemas dengan talkshow dan sharing session tersebut.

Aplikasi Qasir Ajak Pelaku UMKM di Yogyakarta Melek Digital
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Pembicara saat mengisi talkshow bertajuk Qumpul Qasir yang diselenggarakan oleh Aplikasi Qasir di Sakura Room, Jogja Paradise, Sleman, DIY, Sabtu (26/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Startup Qasir sebagai salah satu platform pencatatan transaksi perdagangan menggelar workshop digital bertajuk Qumpul Qasir di Sakura Room, Jogja Paradise, Sleman, DIY, Sabtu (26/10/2019).

Puluhan pelaku UMKM dan digital enthusiast di Yogyakarta turut serta dalam acara yang dikemas dengan talkshow dan sharing session tersebut.

Pada workshop ini, peserta mendapatkan materi seputar teknologi yang diaplikasikan untuk membangun dan mengembangkan bisnis, utamanya pada sektor usaha mikro, kecil dan menengah.

"Seperti kita tahu, belakangan ini UMKM sedang berkembang baik di Indonesia, dan kontribusinya amat besar bagi perekonomian, perlu edukasi digital pada pelaku tersebut untuk meningkatkan skala bisnis mereka," jelas Rachmat Anggara, Chief Marketing Officer dan Co-Founder Qasir saat ditemui di sela acara.

Dijelaskan, sejumlah praktisi dan pelaku digital dihadirkan dalam workshop tersebut.

Tujuannya untuk memberikan wawasan bagi pelaku usaha di Yogyakarta untuk berkembang lebih jauh lagi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Beberapa pemateri yang didatangkan antara lain Agatha Elitha D Hanungsari yang saat ini mengemban amanah sebagai Operation Manager of Central Java Area at TaniHub.

Skill dan pengalamannya dalam bidang management, storage planning dan marketing strategy, membuat pengalamannya layak disebarkan kepada pelaku usaha lain.

Tak ketinggalan hadir pula Putra Dia yang kini menjabat sebagai Country Human Resources Manager di Gameloft.

Dia berpengalaman sebelas tahun sebagai HR Manager, dan terus berfokus mengembangkan sumber daya manusia melalui leadership, training pengembangan diri dan management manusia.

"Pengetahuan praktisi dan pembicara ini kita harapkan dapat meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha sehingga dapat berdampak pada bisnisnya," tandasnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved