Kriminalitas

Pasca Bentrok di Mandala Krida, Polisi Amankan 51 Suporter dan Belasan Molotov

Ada 18 suporter yang diamankan sebelum pertandingan, dan 30 setelah pertandingan dan tiga pelaku perusakan.

Pasca Bentrok di Mandala Krida, Polisi Amankan 51 Suporter dan Belasan Molotov
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Polresta Yogyakarta menetapkan tiga tersangka terkait aksi kerusuhan yang terjadi di Stadion Mandala Krida Senin (21/10/2019) sore. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya molotov, handphone, bambu dan spanduk sisa yang tak terbakar, Selasa (22/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polisi mengamankan 51 oknum suporter pasca bentok usai laga PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan ada 18 suporter yang diamankan sebelum pertandingan, dan 30 setelah pertandingan, dan 3 pelaku perusakan.

"Yang lain kami amankan karena berusaha membuat kerusuhan. Daripada bentol dengan lingkungan, kami amankan saja. Beberapa juga dinamakan karena di dekat yang bersangkutan ada molotov," katanya saat jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (22/10/2019).

11 Rekomendasi Restoran Jepang di Kota Yogyakarta yang Perlu Kamu Tahu

"Jadi kami telah menerbitkan dua laporan polisi. Satu laporan soal pengerusakan kendaraan patroli dan satu lagi pengerusakan kendaraan bermotor. Alhamdulillah pelaku sudah ditangkap juga. Ada tiga pelaku, dua masih anak dan satu sudah dewasa," sambungnya.

Tiga pelaku yang diamankan adalah NCS (18), FR (16), dan HKC (15).

Sementara kendaraan yang dirusak adalah dua mobil dinas polisi, dan dua kendaraan bermotor milik polisi.

Hingga saat ini Polda DIY masih menginventarisir kendaraan dinas yang rusak, termasuk truk milik Brimob.

Ia mengungkapkan tiga pelaku pengerusakan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiganya disangkakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

FAKTA-FAKTA Rusuh Laga PSIM Vs Persis Solo, Petugas Pemadam Dihajar Hingga Tas Kapolresta Dijarah

Sementara 48 suporter lainnya masih didalami oleh penyidik Polresta Yogyakarta dan Polda DIY.

"Yang lainnya masih didalami oleh penyidik. Jika penyidik berhasil meyakinkan dan menemukan alat bukti, bisa saja berubah. Sementara yang 48 kami amankan dulu," ungkapnya.

Tidak hanya mengamankan pelaku pengerusakan, polisi juga mengamankan belasan molotov.

Ada tujuh molotov yang diamanakan sebelum pertandingan, dan 12 molotov lainnya ditemukan polisi pada malam hari seusai oleh TKP.

"Sebelum pertandingan kami sudah temukan 7 molotov, kemudian malam kami menyisir stadion. Setelah olah TKP ditemukan 12 lagi. Saat ini kami mengecek CCTV di dekat molotov itu. Kami juga menyita sekitar 37 handphone. Nanti akan didalami oleh penyidik, apakah bisa dijerat undang-undang. Kami juga amankan 17 motor yang digunakan dan bambu juga untuk merusak," bebernya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved