Breaking News:

Kronologi Penangkapan Peserta Demo Bersenjata Api di Bawaslu, Simpan Senpi di Dekat WC

Kronologi Penangkapan Peserta Demo Bersenjata Api di Bawaslu, Simpan Senpi di Dekat WC

Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Dir Krimum Polda Kalbar Kombes Veris Septiansyah menggelar press rilis kasus kepemilikan senjata api beserta amunisi di Polda Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (21/10/2019) siang. Tersangka berinisial SMS alias Yusuf terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup. 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang warga Pontianak, SM alias YF (49) diamankan aparat kepolisian di kediamannya di Pontianak Tenggara pada Sabtu (19/10/2019) lalu karena kepemilikan senjata ilegal.

Dari tangan pelaku, polisi menemukan sejumlah senjata api beserta pelurunya.

Saat ini SM sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 1 ayat 1 dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951. 

Dir Krimum Polda Kalbar, Kombes Veris Septiansyah mengatakan, penangkapan SM berawal dari informasi masyarakat.

Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap SM.

Setelah berhasil mengamankan SM, aparat kepolisian lalu melakukan pengecekan.

"Saat dilakukan pengecekan, tim berhasil menemukan 1 bilah pisau beserta sarungnya di dalam jok motor yg dikendarai pelaku," kata Veris.

"Kemudian tim melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan berhasil menemukan senjata tajam dan senjata api lainnya yang disembunyikan oleh pelaku," jelas Veris.

Adapun barang bukti yang diamankan sejauh ini, ada sejumlah senjata api dan amunisi yang dimiliki tersangka.

Amunisi terdiri dari 10 butir peluru senjata api jenis revolver kaliber 38, 60 butir peluru chis kaliber 22.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved