Gunungkidul

Selalu Kekeringan, Kini Widoro Lor Berubah Jadi Daerah Subur Berkat Ini

Perubahan terjadi sejak dua bulan yang lalu ketika masyakat menemukan sumber air yang menyembur ke permukaan tanpa bantuan pompa air.

Selalu Kekeringan, Kini Widoro Lor Berubah Jadi Daerah Subur Berkat Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Air yang menyembur ke permukaan dimanfaatkan warga untuk pertanian hingga perikanan. 

"Kita juga menyediakan pakan ikan yang dibungkus kecil-kecil untuk pengunjung yang akan
memberi makan ikan. Satu kantongnya Rp 2000," katanya.

Warga sekitar yang ikut memanfaatkan air yang menyembur ke permukaan, Sudarto Wahab menuturkan, sebelum munculnya air daerah Widoro Lor adalah lokasi yang gersang hingga tidak dapat ditanami tanaman apapun.

Berbeda dengan sekarang, dimana saat musim kemarau pun, daerah Widoro lor menjelma menjadi daerah yang subur dan dapat ditanami tanaman apapun.

"Kalau musim kemarau lahan hanya dibiarkan saja karen atidak bisa ditanami," imbuhnya.

Selain untuk sektor pertanian atau perikanan air tersebut juga dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari hingga dikonsumsi.

Pengembangan Pariwisata Gunungkidul Membutuhkan Kerjasama antar OPD

"Saya sering mengambil air dari sini untuk dimasak dan air di sini tidak mengandung kapur, air debitnya juga stabil kalau sore atau malam malah leih besar," imbuh Sudarto.

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, pada 19 Agustus 2019 lalu, pemilik lahan Suyadi mengebor lahan pertanian. 

Hal ini dikarenaksn di sekitar lahan pertanian itu tidak ada sumur, sehingga saat musim kemarau praktis tidak bisa ditanami tumbuhan.

Senin pagi, tukang sumur bor mencari daerah yang memiliki sumber air.

Saat itu ditentukan sumur bor berada di sebelah selatan lahan pertaniannya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved