Breaking News:

Yogyakarta

Peduli Kesehatan Jiwa, Yayasan Satunama Luncurkan RPKJ

Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Yayasan SATUNAMA akan melaksanakan rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan permasalahan kesehatan jiwa.

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Bunga Kartikasari
Perwakilan Yayasan Satunama berkunjung ke redaksi Tribun Jogja, Rabu (16/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Yayasan SATUNAMA akan melaksanakan rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan permasalahan kesehatan jiwa. 

Sejak memulai Program Kesehatan Jiwa pada tahun 2017 silam, Yayasan SATUNAMA telah melakukan upaya pencegahan, promotif dan rehabilitatif dengan dua pendekatan program yaitu Rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau Orang Dengan Disabilitas Psikososial Berbasis Masyarakat (RBM) dan Rehabilitasi Berbasis Institusi.

Diskusi Yayasan Satunama Bahas Tantangan Pendidikan Zaman Sekarang

Adapun sejumlah rangkaiannya seperti seminar dan launching Rumah Pembelajaran Kesehatan Jiwa (RPKJ).

RPKJ sendiri merupakan kepedulian Yayasan SATUNAMA untuk isu kesehatan jiwa berupa rehabilitasi ODGJ paska rawat di rumah sakit.

Layanan yang diberikan RPKJ meliputi jemput rawat, pembelajaran dan peningkatan kapasitas diri, bengkel kerja, daycare dan rawat.

"Launching RPKJ ini dilaksanakan pada Selasa (22/10/2019) di Gedung RPKJ Yayasan SATUNAMA. Peluncuran ini juga dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X," ucap Karel Tuhehay, Manajer Program Kesehatan Jiwa Yayasan SATUNAMA ketika berkunjung ke redaksi Tribun Jogja, Rabu (16/10/2019).

Peringati HUT, Yayasan Satunama Gelar Diskusi Bertajuk Anak Merdeka Menurut YB.Mangunwijaya

Sementara, ia menjelaskan seminar akan berlangsung pada Selasa (22/10/2019).

Seminar itu berjudul 'Berbagai Peran Bersama untuk Edukasi dan Pencegahan Bunuh Diri'.

"Judul ini mengacu pada tema Internasional Mental Health Day 2019, yakni 'Mental Health Promotion and Suicide Prevention'," paparnya lebih lanjut.

Menurutnya, seminar ini adalah cara untuk menyebarkan kepedulian terhadap kesehatan mental.

Maka, seminar ini akan melibatkan pemangku kepentingan, seperti Pemda DIY, RS, LSM hingga pihak swasta.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved