Kota Yogya
Kota Yogya Hasilkan 300 Ton Sampah Tiap Hari
Menurut catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, satu orang penduduk di wilayah setempat bisa menghasilkan 0,7 kilogram per hari.
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kota Yogyakarta disebut-sebut bisa menghasilkan hingga sebanyak 300 ton sampah dalam satu hari.
Persoalan jumlah penduduk ikut pula membebani dan menjadi tantangan dalam menangani masalah persampahan.
Bagaimana tidak, menurut catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, satu orang penduduk di wilayah setempat bisa menghasilkan 0,7 kilogram per hari.
Sementara untuk sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berada di kisaran 270 ton sehari.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
"Dari sisi lahan juga masih menjadi kendala. Karena kalau jumlah penduduk bertambah otomatis untuk pemukiman kan berkurang untuk penyediaan tempat pembuangan," kata Faizah, Kasie Pengurangan Sampah DLH Kota Yogyakarta, Rabu (9/10/2019).
Jumlah sampah yang sedemikian besar juga belum di dukung dengan ketersediaan depo sampah di tiap kelurahan.
Menurutnya, depo sampah memang terdapat di tiap kecamatan, namun untuk pengadaan di setiap kelurahan masih terkendala dari ketersediaan lahan.
Untuk itu, kendaraan operasional pengangkutan sampah digenjot, yakni berjumlah 100 truk per hari yang membawa ke TPA.
"Di Piyungan itu yang masuk per hari sekitar 600 ton, sementara kota menyumbang 270 ton per hari. Hampir separuhnya berasal dari kota memang," imbuhnya.
Jumlah sampah yang cukup besar itu 50-60 % terdiri dari sampah organik.
• 45 Warmindo Ikut Program Bank Sampah di Umbulharjo
Sementara sisanya terdiri dari sampah yang lain.
Sampah plastik sendiri terdiri dari sekitar 13-14 persen dari total sampah yang dihasilkan per harinya.
Dijelaskannya, besarnya jumlah sampah yang dihasilkan kota Yogyakarta tidak terlepas dari pelayanan pengambilan sampah mulai dari rumah tangga hingga ke tingkat selanjutnya yang cukup optimal.
Semua masyarakat diklaimnya punya akses ke berbagai tempat penampungan sampah.
Kehadiran bank sampah juga belum terlalu efektif dalam menekan jumlah sampah yang dihasilkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/enzim-pemakan-sampah-plastik_20180422_171433.jpg)