Yogyakarta

Yogyakarta Termasuk Pasar Menarik Narkotika

Ia melanjutkan, dari 15 kasus yang berhasil diungkap, sebagian besar merupakan pengungkapan sabu.

Yogyakarta Termasuk Pasar Menarik Narkotika
Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan
BNNP DIY melakukan pemusnahan barang bukti sabu-sabu seberat 5.465 gram, Rabu (9/10/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Indonesia, termasuk Yogyakarta menjadi pangsa pasar narkotika yang menarik. Hal itu disampaikan oleh Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Triwarno Atmojo saat memusnahakan 5.465 gram sabu.

Sabu tersebut milik M. Aulia Farhani Huda (23), yang diamankan di Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta, Minggu (29/9/2019) lalu. Warga Banjar, Kalimantan Selatan tersebut membawa lebih dari 5,5 kg sabu.

Meski sudah tiga kali mengedarkan narkotika, namun baru kali ini AFH ke Yogyakarta.

9 Penyalahguna Narkotika Diamankan Polresta Yogyakarta

Brigjen Pol Triwarno Atmojo mengatakan menarik dalam hal ini karena bandar dan kurir narkotika senang memasarkan narkotika di Yogyakarta.

Bukan tanpa alasan, hal itu dipengaruhi oleh tingginya permintaan narkotika.

"Tidak mungkin ada barang masuk, kalau tidak ada yang beli. Makanya bandar dan kurir suka memasarkan di Yogyakarta, pasti laku."katanya, Rabu (9/10/2019).

Berbeda dengan luar negeri, narkotika jenis apapun laku di Indonesia, termasuk Yogyakarta.

Setidaknya ada 30 jenis narkotika yang beredar di Indonesia.

Hal itu membuat Indonesia darurat narkoba.

15 Kasus Narkoba Sudah Ditangani BNNP DIY di Tahun 2019, 3 Diantaranya Penyelundupan Lewat Bandara

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved