Kriminalitas

Polresta Yogya Catat 68 Curanmor, Pelaku Didominasi Sindikat

Sejak Januari hingga September 2019, Polresta Yogyakarta mencatat sebanyak 68 kasus curanmor.

Polresta Yogya Catat 68 Curanmor, Pelaku Didominasi Sindikat
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Curanmor 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasus pencurian kendaraan bermotor di Kota Yogyakarta terbilang cukup tinggi.

Bagaimana tidak, sejak Januari hingga September 2019, Polresta Yogyakarta mencatat sebanyak 68 kasus curanmor.

Data setiap bulan fluktuatif.

Pada Januari, Polresta Yogyakartamendapat 7 laporan, Februari 6 laporan, Maret 10 laporan, April 4 laporan, Mei 7 laporan, Juni 10 laporan, Juli 8 laporan, Agustus 8 laporan, dan September 8 laporan.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Waka Sat Reskrim Polresta Yogyakarta, Iptu Basungkowo mengatakan curanmor terjadi karena dua hal, pertama karena kelalaian korban dan orientasi pelaku yang terdesak kebutuhan ekonomi.

Menurut dia, kelalaian korban bisa dimanfaatkan oleh pelaku, sehingga pelaku yang awalnya tidak mencuri, melihat kesempatan kemudian timbul niat jahat.

"Korban kadang juga lalai, yang kemudian dimanfaatkan pelaku. Kelalaian korban misalnya kunci tertinggal di motor, tidak dikunci stang, parkir sembarangan atau tidak ada petugas parkir," katanya saat ditemui Tribunjogja.com, Senin (7/10/2019).

"Kalau belakangan ini curanmor lebih pada orientasi pelaku. Biasanya pelaku terdesak kebutuhan ekonomi, sehingga terpaksa mencuri,"sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved