Bantul
Agenda Wisata Lokal Desa Akan Masuk Kalender Even Wisata Bantul 2020
Agenda lokal seperti upacara adat hingga merti dusun di tingkat dusun rencananya akan dimasukkan pada kalender even wisata Bantul 2020.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata Bantul tengah berupaya mengumpulkan berbagai agenda atraksi atau daya tari wisata lokal di tiap desa.
Agenda lokal seperti upacara adat hingga merti dusun di tingkat dusun rencananya akan dimasukkan pada kalender even wisata Bantul 2020.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan selama ini di kalender even wisata masih belum maksimal terisi.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Agar dapat terisi maksimal, tiap desa diharapkan bisa menetapkan tanggal-tanggal agenda atraksi wisata.
"Harapannya agenda di desa dan dusun ditetapkan tanggalnya. Kami sempat berkomunikasi dengan beberap lurah, agar potensi masing-masing desa untuk bisa disampaikan ke Dinas Pariwisata," kata Kwintarto, Jumat (4/10/2019) pagi.
Menurutnya, agenda lokal di tingkat desa atau dusun ini bisa menarik kunjungan wisatawan dari luar Bantul.
Karena selama ini berbagai acara seperti merti dusun atau kirab budaya hanya dinikmati warga lokal desa/dusun saja.
Agenda lokal ini akan bersanding dengan even tahunan berskala internasional seperti Festival Layang-Layang, Jogja Air Show, hingga Festival Lampion.
• Stik Kopi Mocaf Kreasi Warga Bantul Diminati Pasar Hingga Luar Daerah
"Kalender ini baru akan mulai 2020. Desember 2019 akan kita tetapkan even wajib internasionalnya, ada 3-5 kegiatan seperti Festival Layang-Layang, Festival Lampion, Perahu Naga, dan Jogja Air Show," urainya.
Jika agenda sudah terkumpul, harapannya Dinas Pariwisata dapat membantu publikasi agar agenda dapat diakses masyarakat lebih luas.
Meski telah ada media sosial sebagai sarana publikasi, Dinas Pariwisata Bantul ingin memastikan agenda tersebut dapat diakses wisatawan dari luar Bantul.
"Kalender even untuk memastikan kalau mau liburan ke mana, kan perlu informasi. Sekalipun kita punya media sosial, informasi ini kadang belum jelas," katanya.
"Karena upacara adat dan yang lainnya menurut wisatawan jadi daya tarik kadang tidak terpublikasi kapan pastinya. Jadi kami bantu publikasikan," sambungnya.
• Pemkab Bantul Akan Segera Keruk Sedimen Desa Poncosari dengan Alat Berat
Terpisah, Lurah Desa Sriharjo Titik Istiyawatun Khasanah menyambut positif untuk memetakan agenda atraksi wisata atau budaya di Sriharjo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/agenda-wisata-lokal-desa-akan-masuk-kalender-even-wisata-bantul2020.jpg)