ADVERTORIAL
Pemkab Bantul Akan Segera Keruk Sedimen Desa Poncosari dengan Alat Berat
Menanggapi keluhan para petani dari enam dusun di Desa Poncosari, Pemkab Bantul akan mengeruk sedimen yang menjadi sebab sempitnya saluran irigasi.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menanggapi keluhan para petani dari enam dusun di Desa Poncosari, Bupati Bantul Suharsono mengatakan akan segera mengeruk sedimen yang menjadi sebab sempitnya saluran irigasi.
Selain itu ia juga mengimbau agar lapisan sedimen tidak ditanami rumput pakan ternak.
"Nanti akan dikeruk, tapi jangan ditanami kalanjana. Akan disurvei dulu, diatur waktunya, bagusnya gimana. Atau kalau perlu dibuat gejlik ya dibuat," ujarnya seusai menyambangi para petani di kawasan Pantai Baru, Selasa (1/10/2019).
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Suharsono akan mengajak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) untuk melakukan survei.
"Akan disurvei apa yang menjadi masalah. Ini tiap tahun ada, di bidang pertanian kesulitannya, jangan sampai dialami lagi," tuturnya.
Sementara itu Kepala DPUPKP Bantul Bobot Arifi' Aidin mengatakan untuk pengerukan sedimen akan didukung dengan alat berat.
"Untuk pengerukan sedimen, nanti akan disupport alat berat. Pelaksanaannya bisa dengan kerja bareng masyarakat," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/petani-di-poncosari-keluhkan-saluran-irigasi-yang-tersedimentasi-dan-pintu-air-yang-sempit.jpg)