Yogyakarta

Jumlah Dropping Air Sudah Capai 23,9 juta Liter untuk Kekeringan di Yogyakarta

Selain meningkat jumlah dropping air, jumlah kecamatan yang terdampak pun telah mencapai 39 dari sebelumnya 30 kecamatan.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Warga Dusun Kikis, Sambirejo, Prambanan saat menampung air bersih usai mendapatkan air dari BPBD Sleman 

Menurutnya dari rapat koordinasi (Rakor)  dengan kabupaten dan kota terkait prediksi BMKG bahwa hujan dimulai dasarian pertama November.  

Gunakan APBD, BPBD Sleman Siap Bagikan 300 Tangki Air

Artinya masih sekitar dua bulan lagi hari tanpa hujan, kebutuhan droping air masih aman yang dipenuhi dari APBD dan pihak-pihak lain yang sudah berkomitmen membantu droping air.

Selain Kulon Progo, dua Kabupaten lain yakni Bantul dan Gunungkidul telah menetapkan siaga darurat kekeringan.  

Untuk Bantul, Bupati telah mengeluarkan surat keputusan status siaga darurat pada tanggal 12 Juli 2019, dengan nomor 331/2019 yang berisikan bahwa status siaga darurat terhitung mulai tanggal 15 Juli 2019 sampai dengan 15 Desember 2019.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul juga telah mengeluarkan surat keputusan status  siaga darurat pada tanggal 9 Mei 2019 dengan nomor 153/KPTS/2019 yang berisikan bahwa status siaga darurat kekeringan dimulai sejak tanggal 02 Mei 2019 sampai dengan 31 Oktober 2019. (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved