Kota Yogya

MTCC Bantu Pemkot Yogya Optimalisasi Perda KTR

Peran MTCC UMY adalah untuk membantu menyusun instrumen, survei, dan monitoring yang berkaitan dengan KTR.

MTCC Bantu Pemkot Yogya Optimalisasi Perda KTR
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti secara simbolis mengenakan topi Satgas KTR dalam peresmiannya, Senin (16/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktur Muhammadiyah Tobbacco Control Center (MTCC) UMY, Winny Setyonugroho menjelaskan bahwa kerjasama antara pihaknya dengan Pemerintah Kota Yogyakarta adalah untuk membantu menyusun instrumen, survei, dan monitoring.

"Kami membantu Dinas Kesehatan dan Satgas KTR untuk optimalisasi penegakan KTR. Kita sebagai institusi pendidikan mengembangkan dalam hal penelitian. Goalnya meningkatkan kepatuhan KTR. Kami target 80-85 persen," ujarnya pada Tribunjogja.com.

Winny mengatakan tantangan sekaligus kendala yang ada saat ini adalah belum pahamnya warga tentang regulasi yakni Perda KTR yang sudah dicanangkan dua tahun silam.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

"Lalu mereka juga belum paham mana tempat yang boleh dan tidak boleh merokok. Diperbolehkan ada tempat merokok khusus hanya di tempat tertentu misal tempat kerja dan umum. Tidak boleh merokok di ruangan tertutup, harus ada ruangan terbuka. Ini yang penting untuk bisa disosialisasikan Satgas," bebernya.

Ia pun menyebut, di banyak kota, KTR mereka berhasil justru peran serta PKK.

Winny menilai, sosok ibu yang ingin menjaga rumahnya tetap sehat, terlebih adanya anak-anak di dalam keluarga, berperan besar meningkayltkan kesadaran perokok yang didominasi kaum bapak untuk sadar diri.

"Lalu juga setiap pertemuan RT RW, pertemuan rapat dinas, disosialisasikan tentang Perda KTR ini. Tidak harus bentuk pertemuan khusus. Justru masuk dari sendi-sendi kehidupan yang berjalan agar gamapng. Pelan-pelan agar resistensinya tidak tinggi," pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Satgas KTR Pemkot Yogyakarta yakni Kasatpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto menjelaskan bahwa ia akan memulai penegakan aturan tersebut di wilayah Balaikota Yogyakarta.

"Kami akan muter mengingatkan karena ada banyak titik tempat khusus merokok yang bisa digunakan. Di kantin juga sering, akan kami ingatkan terus secara reguler," ujarnya.

Disinggung mengenai penegakan lain berupa sanksi dan denda, Agus mengaku masih akan melakukannya secara bertahap. (*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved