Kota Yogya

Jumlah Bakteri E Coli di Sungai Yogya di Atas 500.000

Penyebab tingginya E Coli adalah limbah dari kamar mandi dan WC, tidak hanya dari Yogya.

Jumlah Bakteri E Coli di Sungai Yogya di Atas 500.000
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Suyana menjelaskan mengenai rangkaian proses penilaian Adipura 2019 kepada Lurah dan Camat yang hadir dalam Workshop Adipura, di Ruang Bima Kompleks Balaikota Yogyakarta, Kamis (12/9/2019).

Ia menjelaskan bahwa penilaian Adipura 2019 meliputi empat kriteria yakni pengelolaan sampah, pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), pengendalian pencemaran air, dan pengendalian pencemaran udara.

"Keempat sungai di Kota Yogyakarta adalah kelas 2 atau maksimal jumlah bakteri E-Coli 5.000. Tapi semua saat ini di atas 500.000. Makanya kami membuat edaran jangan mencuci jeroan di sungai saat Iduladha kemarin. Penyebab tingginya E Coli adalah limbah dari kamar mandi dan WC, tidak hanya dari Yogya," ujarnya pada Tribunjogja.com.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Terkait pengendalian pencemaran udara, Suyana menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan uji emisi di beberapa tempat di tiga lokasi.

Ia mengungkapkan bahwa hasil uji emisi tersebut, 10 persen kendaraan berada di atas ambang batas.

Suyana pun berpesan kepada seluruh pengguna kendaraan bermotor agar melakukan servis secara rutin.

"Indeks kualitas udara di Kota Yogyakarta secara keseluruhan berwarna biru maksudnya kualitas sedang. Masih sehat untuk dihirup manusia. Tapi ada tumbuhan sensitif yang terpengaruh," ujarnya.

Selanjutnya, untuk pengelolaan sampah, Suyana mengatakan bahwa di Kota Yogyakarta sebanyak 363 ton sampah yang terkelola dalam sehari, sementara yang tidak terkelola sebanyak 7 ton per hari.

Sementara total sampah yang dibuang ke Piyungan tiap harinya 261 ton per hari.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved