Kesaksian Warga Maguwo : Motornya Nyangkut di Pohon Bambu, Pengendaranya Tidur di Semak-semak
Pengendara yang sepeda motornya nyangkut ditemukan dalam posisi tertidur pulas di semak-semak tanpa mengalami luka serius
Penulis: Andreas Desca | Editor: Mona Kriesdinar
Pengguna jejaring media sosial pun menepis kabar sepeda motor seolah "terbang" dan menyangkut ke pepohonan bambu.
Berdasarkan postingan pemilik akun Mukidi, motor tersebut tidaklah terbang, melainkan terjun ke dalam jurang.
Barulah kemudian motor tersebut ditemukan menyangkut di pepohonan bambu.
"Jadi jatuhnya ke bawah, bukan terbang," tulis pengguna Facebook bernama Mukidi.
Kordinat GPS
Tribun Jogja yang mendatangi lokasi kejadian menyaksikan bahwa pohon bambu tersebut letaknya di bawah tebing yang curam, dan dalamnya sekitar 7-10 meter.
Dengan ketinggian ini, korban ternyata tidak mengalami Luka serius.
Ia malah ditemukan tengah tertidur pulas di semak-semak.
Sugito (50) warga setempat mengatakan bahwa daerah situ dikenal angker.
Tak jauh dari sini, terdapat Candi Gebang.
Seorang warga lainnya, Amaludin (78) yang sudah puluhan tahun tinggal di sekitar lokasi menuturkan bahwa dirinya pun tidak berani blusukan ke area tersebut.
"Dari dulu memang sudah terkenal angker, jadi saya pun yang sudah puluhan tahun disini enggan menyusuri daerah itu," jelasnya.
"Jika dipikirkan, kemarin itu tidak masuk akal. Pengemudi bilang jalannya halus, padahal banyak tumpukan material dan sisa-sisa bangunan sebelum tebing itu. Harusnya nabrak itu jatuh, wong lumayan tinggi," pungkasnya.
Sampai saat ini, Tribunjogja.com masih menelusuri korban yang menurut keterangan warga sekitar merupakan warga Mancasan, Sleman. (*)