Sleman
Bawaslu Sleman Serahkan Santunan ke Petugas yang Mengalami Kecelakaan Kerja saat Pemilu 2019
Mereka yang mendapatkan santunan pada Senin (9/9/2019) adalah yang mendapatkan luka dengan kategori berat dan sedang.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Badan Pengawasan Pemilihan Umun (Bawaslu) RI melalui Bawaslu Kabupaten Sleman berikan santunan kepada kepada empat pengawas Pemilu 2019 yang mengalami kecelakaan tugas di lapangan.
Mereka yang mendapatkan santunan pada Senin (9/9/2019) adalah yang mendapatkan luka dengan kategori berat dan sedang.
Adapun keempat orang pengawas pemilu yang mendapatkan santunan ini terdiri dari anggota Panwascam, Panwaslu Desa, Pengawas TPS, dan personel Sekretariat Panwascam.
Penerima santunan itu yakni nama Eka Murni Astuti, pengawas TPS di Kecamatan Minggir yang mengalami keguguran.
• Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet
Kejadian yang dialami masuk dalam kategori berat dan mendapat santunan sebesar Rp 16,5 juta.
Kemudian tiga sisanya yakni Martina Ernaningsih dari Kalitirto Berbah, Juwandiyono dari Margoagung Seyegan dan Audi Evinanto Adihat dari Moyudan Sleman.
Ketiga orang ini mengalami luka sedang karena kecelakaan kerja dan mendapatkan santunan sebesar Rp 8,25 juta.
Para penerima santunan ini, telah dilakukan verifikasi sebelumnya oleh tim Bawaslu.
Upaya ini dimaksudkan agar santunan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
• BPBD Sleman Mulai Dropping Air
Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Muhammad Abdul Karim mengatakan, santunan ini adalah bagian dari rasa empati, simpati dan kepedulian Bawaslu kepada petugas yang mendedikasi dirinya dalam Pemilu 2019 kemarin.
"Dari kami Bawaslu sangat berempati dan menaruh perhatian atas kegigihan mereka. Tak lupa, Bawaslu mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan kepada bangsa dan negara selama ini," jelasnya.
Sebelumnya, lanjut Karim, ada satu orang anggota Panwascam Mlati yang meninggal dunia, yakni Almarhum Hasto Budiman.
Atas hal tersebut, Bawaslu telah memberikan santunan kepada keluarga dan ahli warisnya pada bulang Agustus silam.
“Pemberian santunan kali ini merupakan lanjutan bagi jajaran pengawas yang sebelumnya belum sempat menerima santunan, terutama bagi mereka yang mengalami luka berat dan ringan. Kalau yang meninggal dunia sudah didahulukan pemberian santunannya beberapa waktu lalu,” jelas Karim.
• Polemik Kewenangan Bawaslu, KPU Sleman Tetap Jalankan Tahapan Pilkada 2020
Sementara itu, Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono mengatakan bahwa Pemilu 2019 berlangsung cukup berat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bawaslu-sleman-serahkan-santunan-ke-petugas-yang-mengalami-kecelakaan-kerja-saat-pemilu-2019.jpg)