Bantul

Dikeluhkan Pedagang, Bupati Suharsono Akan Evaluasi Gelaran Car Free Day di Bantul

Dikeluhkan Pedagang, Bupati Suharsono Akan Evaluasi Gelaran Car Free Day di Bantul

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Car Free Day yang digelar setiap hari Minggu di halaman depan pasar tradisional Bantul dikeluhkan pedagang pada bagian depan pasar. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Drs.H. Suharsono mengaku akan segera melakukan evaluasi perihal kegiatan Car Free Day (CFD) di halaman depan pasar tradisional Bantul yang dikeluhkan oleh para pedagang.

Menurut dia, salah satu poin evaluasi rencananya akan membahas pengurangan waktu pelaksanaan car free day.

"Rencana saya dua Minggu sekali. Nek (kalau) tiap Minggu terlalu cepat. Nanti cepat bosan. Pesertanya juga akan bosan. Rencananya (car free day digelar) dua Minggu sekali atau sebulan sekali," tutur Suharsono, saat ditemui seusai meresmikan masjid Nurul Huda di Timbulharjo, Sewon, Bantul, Minggu (8/9/2019)

Menurut dia, selama ini kegiatan hari bebas kendaraan bermotor itu digelar setiap Minggu di depan pasar tradisional karena masih baru.

Ada Car Free Day di Depan Pasar Bantul, Pedagang Keluhkan Turunnya Pendapatan

Sehingga masyarakat masih semangat Minggu pagi berolahraga. Namun belakangan, kalau dilaksanakan setiap Minggu dirasa terlalu cepat sehingga pelaksanaan kedepan akan segera dievaluasi.

"Kita akan evaluasi. Itu memang sudah rencana lama," terang dia.

Adapun untuk para pedagang yang mengeluhkan penjualan sepi dan omsetnya menurun Bupati Suharsono mengaku akan segera memikirkan permasalahan pedagang itu bersama-sama. (Tribunjogja I Ahmad Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved