Bantul

Ada Car Free Day di Depan Pasar Bantul, Pedagang Keluhkan Turunnya Pendapatan

Ada Car Free Day di Depan Pasar Bantul, Pedagang Keluhkan Turunnya Pendapatan

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Car Free Day yang digelar setiap hari Minggu di halaman depan pasar tradisional Bantul dikeluhkan pedagang pada bagian depan pasar. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah pedagang pasar tradisional Bantul terutama yang memiliki lapak di bagian depan dan sisi timur bangunan pasar, mengeluhkan turunnya omset penjualan.

Hal itu disebabkan karena adanya car free day (CFD) dan minimnya promosi pada bagian depan pasar.

"Memang kalau Minggu buka (jualan) agak siang. Soalnya nunggu car free day selesai. Jadi waktu jualannya agak kepotong. Barang yang laku juga sedikit," kata salah satu pedagang pasar Bantul, Mujiyem, ditemui Minggu (8/9/2019)

Menurut dia, setiap Minggu dirinya terpaksa harus berjualan lebih siang dari hari biasanya. Karena menunggu selesainya kegiatan car free day.

Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan karena waktu berjualan pagi menjadi tidak efektif.

Pemkab Sleman Dorong Peternak Produksi Pakan Ikan Mandiri Untuk Tekan Biaya Produksi

Sebenarnya, kata dia, dirinya bisa saja tetap berjualan pagi hari dengan lewat pintu di bagian belakang pasar. Namun, tetap saja sepi karena jarak pengunjung menuju lapaknya lumayan jauh.

Mujiyem mengeluhkan sepinya pengunjung pada lapaknya yang berada di bagian depan pasar. Apalagi ditambah adanya car free day yang menutup akses jalan depan, sehingga pembeli banyak yang lewat belakang.

"Bagian depan ini pasti sepi. Daripada lewat depan, pembeli biasanya langsung masuk ke belakang. Yang rame di sana," kata perempuan berusia 53 tahun itu.

Kurang Promosi

Selain karena gelaran car free day yang menutup jalan, pendapatan para pedagang depan pasar tradisional Bantul merosot diduga karena kurangnya promosi. Sehingga banyak pembeli yang tidak lewat depan. Tetapi memilih lewat samping dan lewat belakang.

Menurut Tukijem,53, pedagang pasar Bantul, pemerintah seharusnya lebih memperhatikan para pedagang di bagian depan. Mengingat, kondisi pasar sisi timur itu sangat sepi dan hanya sedikit calon pembeli yang lewat.

"Setidaknya ada promosi, atau mungkin di depan itu bisa dikasih jajanan kuliner biar pembeli pada lewat. Supaya di depan ramai pembeli," ujar dia.

Diketahui, setiap hari Minggu di halaman depan pasar tradisional Bantul selalu digelar acara car free day.

Stop Narkoba, BNNP DIY Sinergi Bareng Komunitas Mobil Mitsubishi Pajero

Acara yang diperuntukkan memberi semangat masyarakat untuk olahraga itu dimulai dari pukul 06.00 sampai 09.00 WIB siang.

Kondisi tersebut dikeluhkan para pedagang pasar karena akses menuju pasar ditutup. Para pedagang sulit bisa masuk pasar dan terpaksa menunggu sampai gelaran CFD selesai.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved