Dalam Sehari, Dua Lansia di Kulon Progo Ditemukan Meninggal di Pekarangan
Dalam sehari ada dua lansia di Kulon Progo yang ditemukan meninggal di pekarangan rumah. Bagaimana hasil penyelidikan kepolisian?
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Mona Kriesdinar
Reporter : Singgih Wahyu Nugraha
Editor : Mn Kriesdinar
Dalam Sehari, Dua Lansia di Kulon Progo Ditemukan Meninggal di Pekarangan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sesosok mayat lelaki ditemukan di sebuah pekarangan di wilayah Pedukuhan Kamal, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Rabu (4/9) siang.
Lelaki itu teridentifikasi sebagai Darmo, warga setempat yang juga pemilik pekarangan tersebut.
Informasi dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00. Warga mendengar teriakan dari arah pekarangan dan ternyata itu suara dari Mbah Giyem, istri Darmo.
• Kisah Pasangan Lansia Tinggal di Gubuk, Makan Nasi Sisa Hingga Puasa Tanpa Makanan
Perempuan itu berteriak meminta tolong setelah melihat suaminya tergeletak tak bernafas di pekarangan yang terletak tak jauh dari rumahnya tersebut.
Kejadian itu lalu dilaporkan kepada petugas terkait dan ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh polisi bersama petugas medis dan kesehatan.
• Kronologi Hilangnya 3 Pelajar Bantul Sejak Pamit PKL 10 Tahun Silam
Kapolsek Pengasih, Kompol Agus Nuryanto mengatakan dair hasil pemeriksaan atas tubuh Darmo tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
"Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh petugas puskesmas, Darmo memilik riwayat penyakit anemia dan sudah kerap kali masuk rumah sakit karena kelelahan,"kata Agus.
• Kisah Satpol PP Bantul Jadi Bapak Asuh Puluhan Anak Yatim piatu, Lansia dan Dhuafa
Pada hari yang sama, sesosok mayat perempuan lanjut usia juga ditemukan di sebuah kebun milik warga Cikalan, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang sekitar pukul 10.00.
Perempuan tua itu teridentifikasi sebagai Mbah Inem (90), warga Pedukuhan Ngrajun dan diketahui telah menghilang dari rumahnya sejak 27 Agustus lalu.
• Diduga Depresi dan Sakit Menahun Lansia di Gunungkidul Ini Gantung Diri
Kapolsek Kalibawang, AKP Sumina mengatakan jasad Mbah Inem dibawa ke RS Santo Yusuf Bioro untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Dari pemeriksaan, dimungkinkan perempuan itu meninggkat karena kelelahan mengingat usianya sudah cukup lanjut. Setelah itu, jasadnya langusng diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.(ing)