Pemerkosa 9 Anak di Mojokerto Dihukum Kebiri, Ini yang Akan Terjadi pada Pria yang Dikebiri

Seseorang yang dikebiri mungkin masih bisa ereksi tapi ia mengalami penurunan dorongan hasrat seksual yang signifikan.

Editor: Mona Kriesdinar
ilustrasi 

Pemerkosa 9 Anak di Mojokerto Dihukum Kebiri, Ini yang Akan Terjadi pada Pria yang Dikebiri

TRIBUNJOGJA.COM, MOJOKERTO - Kepala Kejaksaan Negeri Mojokerto, Jawa Timur, Rudy Hartono memastikan bahwa pihaknya akan melaksanakan putusan pengadilan terhadap Muh Aris (20), si pemerkosa 9 anak.

Aris, divonis bersalah melanggar Pasal 76 D juncto Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Predator Anak-anak Mojokerto Ogah Dihukum Kebiri tapi Pilih Dihukum Mati

Ia pun dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, dia dikenai hukuman tambahan berupa kebiri kimia.

Seperti apa kebiri kimia itu?

Kebiri atau dalam bahasa medis disebut juga dengan istilah orchiectomy merupakan sebuah prosedur bedah atau kimia untuk mengangkat satu atau dua testis yang berfungsi menghasilkan sperma, atau untuk mengangkat ovarium pada wanita.

Pengebirian dapat dilakukan baik pada hewan ataupun manusia.

Dikutip dari slate.com, seseorang yang dikebiri masih bisa ereksi.

Predator Anak di Mojokerto Divonis Hukuman Kebiri, Jaksa Cari Dokter Untuk Eksekusinya

Bahkan ada kasus di mana seseorang pelaku kejahatan seksual yang divonis kebiri, ternyata ia masih bisa mengulangi kejahatannya begitu keluar penjara.

Ini terjadi pada seorang residivis bernama Wayne Dumond.

Setelah Dumond dibebaskan dari penjara pada tahun 1999, ia kembali mengulangi kejahatannya yakni memperkosa dan membunuh seorang wanita.

Pedofil Terancam Hukuman Kebiri Kimia di Turki

Seseorang yang dikebiri mungkin masih bisa ereksi tapi ia mengalami penurunan dorongan hasrat seksual yang signifikan. Ini terjadi karena ia tubuh mereka memiliki kadar hormon testosteron pria yang sangat rendah.

Ini juga akan menurunkan frekuensi, kekuatan dan durasi ereksi. Selain itu, dalam beberapa kasus hal ini juga bisa mengakibatkan vertigo dan kerontokan rambut.

Tetapi tergantung pada individu, mungkin baginya untuk menjadi terangsang dan bahkan ejakulasi, meskipun ereksinya mungkin sederhana dan tidak akan ada sperma dalam air mani. Bahkan jika seorang pria yang dikebiri tidak dapat ereksi, ia masih bisa sementara ereksi dengan menggunakan testosteron.

Hal sama diungkapkan WebMD, pengebirian akan mempengaruhi perasaan seseorang atau sisi psikologis seseorang. Ini juga dapat mempengaruhi penampilan, kesuburan dan minat seseorang terhadap seks.

Jika hanya satu testis yang diangkat, seseorang masih bisa ereksi dan berhubungan seks. Namun jika keduanya dikeluarkan, maka tubuh tidak akan dapat memproduksi sperma.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved