BBWSO : Tiga Aliran Sungai di Yogyakarta Tercemar

Tiga Daerah Aliran Sungai (DAS) yang melintas di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kondisi tercemar.

BBWSO : Tiga Aliran Sungai di Yogyakarta Tercemar
tribunjogja/gilang satmaka
Panorama alam Sungai Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kepala Bidang Personal dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSO) Sahril menyampaikan 

Ketiga aliran sungai itu antara lain Sungai Progo, Sungai Serang dan Sungai Opak-Oya.

"Kalau di DAS Progo ini pencemaran masuk kategori sedang," katanya, ditemui dalam seminar sungai kita wajah kita, Jambore sungai IV di Laguna Depok, Bantul yang berlangsung 24-25 Agustus.

Pencemaran sungai, kata Sahril bisa dideteksi dari reaksi tubuh setelah bermain-main di sungai akan terasa gatal.

Selain itu, tanda-tanda pencemaran bisa juga diketahui dari hilangnya biota air. Seperti misalnya udang yang saat ini sangat susah dijumpai disungai.

"Yang kita temui malah jenis ikan sapu-sapu yang bukan merupakan habitat yang ada di sungai kita, sehingga pencemaran di DAS yang ada DIY kelihatan kategori sedang," kata dia.

BREAKING NEWS : Mobil Dinas Bupati Tegal Dilempar Bensin, Api Langsung Berkobar dan Bakar Wiper

Sahril mengungkapkan di Indonesia sedikitnya ada 450 Daerah Aliran Sungai. 108 di antaranya sudah tercemar dan masuk kategori kritis.

Adapun pencemaran yang ada di daerah aliran sungai di Yogyakarta menurut dia berasal dari berbagai sumber.

Salah satunya bersumber dari wilayah hulu di daerah Jawa Tengah.

Di sana, kata dia, terdapat sejumlah pabrik kulit dan tekstil yang tidak mengolah limbahnya dengan baik. Limbah itu kemudian dibuang ke sungai sehingga menyebabkan pencemaran.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved