Kemampuan Literasi Harus Ditanam Sejak Usia Dini

Para pegiat literasi juga wajib berperan dalam mengembalikan minat membaca masyarakat.

Kemampuan Literasi Harus Ditanam Sejak Usia Dini
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman Ayu Laksmidewi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman mengadakan Gemilang Perpustakaan 2019 pada Kamis (22/08/2019).

Acara apresiasi bagi pegiat literasi tersebut telah diadakan untuk ketiga kalinya.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, turut hadir membuka acara tersebut.

Saat memberikan sambutan, ia terutama menekankan pentingnya literasi bagi masyarakat.

"Kemampuan literasi itu tidak bisa instan, harus ditanamkan sejak usia dini," kata Muslimatun di Aula Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali).

Menurutnya, para pegiat literasi juga wajib berperan dalam mengembalikan minat membaca masyarakat.

Terutama agar mereka bersedia kembali untuk membaca buku fisik di era serba digital saat ini.

Salah satu program yang bisa diterapkan ke masyarakat adalah One Month One Book (OMOB).

Mereka diharapkan bisa menyelesaikan membaca satu buku dalam sebulan.

"Program seperti ini juga bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sleman mewujudkan Smart Regency di 2021," ujar Muslimatun.

Kepala Dinas Perpustakaan Sleman, Ayu Laksmidewi, berharap para pegiat literasi bisa menularkan motivasi pada masyarakat untuk kembali membaca buku.

Perpusdes yang sudah terbentuk di Sleman pun diharapkan bisa terus dikelola dan dikembangkan dengan baik sesuai standar yang berkualitas.

"Semua orang mempunyai tanggungjawab untuk meningkatkan literasi, pastinya semua diawali dari keluarga," kata Ayu.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved