Viral Video 'Orang Jawa Bantu Orang Papua', Sebuah Pesan Seruan Persatuan dari Jogja Istimewa

Seorang laki-laki Papua terlihat lunglai membawa motornya yang kehabisan bensin. Ia tak menemukan satupun pom bensin atau penjual bensin eceran

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Rina Eviana
instagram.com/paniradyakaistimewan
Viral Video 'Orang Jawa Bantu Orang Papua', Sebuah Pesan Seruan Persatuan dari Jogja Istimewa 

Dalam keterangan video tersebut tertulis: 

"Tidak perlu jadi orang Jawa untuk tinggal di Yogyakarta, tetaplah jadi orang Papua, Batak, Bali, Aceh dan sebagainya. Srawung & tulung tinulung harus selalu dijaga,"

Menurut Paniradya Pati DIY, Drs Benny Suharsono MSi, video tersebut sebenarnya sudah dibuat beberapa waktu lalu sebelum insiden Surabaya terjadi.

"Video itu sudah dibuat beberapa waktu lampau. Kami tidak pernah tahu akan terjadi insiden seperti Surabaya. Ini kebetulan saja momennya tepat. Padahal tidak ada kaitannya. Tujuan kami hanya ingin memberitahu bahwa siapapun masyarakat luar Yogyakarta perlu memahami budaya Jawa jika berada di Yogyakarta," ujarnya kepada Tribunjogja.com, Rabu (21/8/2019).

Namun, ia tidak meminta pendatang di Yogyakarta harus menjadi orang Yogyakarta.

Hal ini dikarenakan keragaman Indonesia harus tetap terjaga.

Sesuai dengan keterangan tertulis di Instagramnya, baik pendatang maupun orang asli Yogyakarta harus menjaga kunci kedamaian di tengah perbedaan, yakni upaya untuk srawung (bergaul) dan tulung tinulung (saling menolong).

"Kami memang bekerja sama dengan anak-anak muda yang kreatif dan inovatif," tambahnya. Disamping menyebarkan semangat persatuan bangsa, akun @paniradyakaistimewan itu bisa dijadikan tempat untuk kritik dan saran siapapun yang berada di Yogyakarta.

"Silakan, bagi yang ingin mengkritik ataupun memberi saran, wadul ya boleh. Kami berupaya mengakomodasi di akun tersebut. Ke depan tentu akan ada konten-konten yang menyerukan persatuan bangsa," tandasnya.

Video pendek ini pun viral dan dibagikan di sejumlah platform media sosial seperti Facebook dan Instagram sebagai respon warganet untuk menyerukan perdamaian di tengah Kebhinekaan Indonesia.

Berbeda-beda tetap satu jua!

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved