Kota Yogya

Pasca OTT KPK, Forpi Kota Yogya dan Warga Dorong Proyek SAH Tetap Berjalan

Forpi Kota Yogyakarta mendorong pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera memberikan kepastian nasib proyek tersebut.

Pasca OTT KPK, Forpi Kota Yogya dan Warga Dorong Proyek SAH Tetap Berjalan
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta melakukan pemantauan proyek rehabilitasi Saluran Air Hujan (SAH) Jalan Babaran, Celeban, Tahunan, Umbuharjo, Yogyakarta, pada Rabu (21/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta melakukan pemantauan proyek rehabilitasi Saluran Air Hujan (SAH) Jalan Babaran, Celeban, Tahunan, Umbuharjo, Yogyakarta, pada Rabu (21/8/2019).

Proyek tersebut diduga merupakan proyek yang melibatkan satu jaksa Kejari Yogyakarta anggota TP4D yang tertangkap dalam OTT KPK belum lama ini.

Koordinator Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba mengatakan kedatangannya bertujuan untuk memastikan kondisi proyek pengerjaan dengan pagu anggaran sebesar Rp 10,89 miliar.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Forpi Kota Yogyakarta mendorong pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera memberikan kepastian nasib proyek tersebut.

Menurutnya masyarakat adalah yang paling merasakan dampak dari ketidakjelasan proyek.

"Kami mendorong Pemkot Yogyakarta untuk segera menentukan nasib pengerjaan SAH ini. Jangan terlalu terlalu lama. Harapan kami tetap dilanjutkan, kasihan warga," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (21/8/2019).

"Masyarakat juga pengennya proyek tetap dilanjutkan. Pantau kami ada dua lubang yang cukup besar, warga juga takut longsor jika tidak dikerjakan. Lalu lintas jalan Babatan juga padat, belum lagi nanti kalau musim hujan. Harus segera diselesaikan,"sambungnya.

Dari informasi warga pengerjaan proyek SAH dimulai tanggal 6 Agustus 2019.

Namun warga sempat bingung karena mulai hari ini pengerjaan sudah dihentikan tapi sampai kapan belum ada jawaban pasti.

BREAKING NEWS : Dua ASN yang Dijemput KPK Telah Kembali ke Yogya, Nasib Proyek Tunggu Evaluasi

Ketua Kampung Celeban, Tahunan, Umbulharjo, Sundarto (63) mengungkapkan bahwa ada sekitar 25 KK di tepi jalan yang terdampak proyek SAH di Jalan Babaran.

Warga mulai khawatir akan nasib proyek tersebut, sebab alat berat sudah mulai diambil.

"Ya khawatir kalau mangkrak bagaimana. Jalan ini jalan ramai, tidak bisa lewat leluasa. Yang kasihan kan yang penjual-penjual itu," ungkapnya saat ditemui Tribunjogja.com.

"Tanggal 6 Agustus mulai digali, tetapi kemarin sore alat beratnya diambil. Padahal biasanya ya di sini," sambungnya.

Ia pun berharap agar ada kepastian dan pembangunan SAH tetap dilanjutkan. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved