Bantul

Rayakan Hari Jadi yang ke-2, Komunitas Jip DAC Santuni Ratusan Lansia dan Anak-anak Yatim di Muntuk

Rayakan Hari Jadi yang ke-2, Komunitas Jip DAC Santuni Ratusan Lansia dan Anak-anak Yatim di Muntuk

Rayakan Hari Jadi yang ke-2, Komunitas Jip DAC Santuni Ratusan Lansia dan Anak-anak Yatim di Muntuk
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Komunitas Jip wisata Dlingo Adventures Community (DAC) merayakan hari ulang tahun ke-2 dengan memberikan santunan kepada ratusan lansia dan anak-anak yatim, Selasa (20/8/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komunitas Jip Dlingo Adventures Community (DAC) merayakan hari ulang tahun ke-2 dengan menggelar kegiatan bakti sosial di lapangan parkir puncak Becici, Selasa (20/8/3/2019).

Pada kegiatan bakti sosial yang diawali dengan senam sehat itu, DAC memberi santunan kepada ratusan lansia dan anak-anak yatim.

"Melalui kegiatan bakti sosial di perayaan ulang tahun ke-2, kami ingin berbagi kebahagiaan kepada saudara-saudara kami. Terutama kepada anak-anak yatim dan orang tua jompo," kata Sekretaris DAC, Jarot Gunawan, ditemui di lokasi, Selasa (20/8/2019)

Ada sebanyak 204 orang yang mendapatkan santunan. Mereka terdiri dari 22 anak-anak yatim dan 182 di antaranya merupakan orang tua lanjut usia (lansia) yang ada di Desa Muntuk.

11 Rekomendasi Kafe Kekinian dan Hits di Kota Yogyakarta yang Perlu Kamu Tahu

Menurut Jarot, santunan kepada ratusan lansia dan anak-anak yatim itu merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama.

Baginya, keberadaan jip wisata DAC di Desa Muntuk, kecamatan Dlingo, selain mencari keuntungan juga harus bisa memberikan kemanfaatan.

Kemanfataan itu melalui kegiatan bakti sosial dan program pemberdayaan maupun program sosial lainnya.

"Istilahnya kita mencari keuntungan, namun kita juga tidak lupa akan nilai kemanusiaan," ujar dia.

Sewa Sepeda Motor Rp200 Ribu, Lalu Digadai Rp2,5 Juta

Selain santunan, kata Jarot, sejumlah program sosial rutin dijalankan oleh DAC, antara lain bantuan terhadap warga sakit yang membutuhkan pertolongan, penambalan jalan berlobang hingga bantuan kepada kegiatan kepemudaan yang ada di Desa Muntuk.

"Dasar kita adalah sosial-profit. Bekerja dan berbagi kepada sesama," ungkap dia.

Kepala Seksi Kemasyarakatan Kecamatan Dlingo, Eling Purwanto mengatakan meski baru berusia dua tahun, namun keberadaan komunitas jip DAC di Desa Muntuk sudah terasa memberikan kemanfaatan kepada warga.

"DAC ini luar biasa. Usianya baru dua tahun namun sudah bisa memberikan santunan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya. (Tribunjogja I Ahmad Syarifudin)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved