Sleman

Pramuka Bukan Gerakan Hura-hura, Ini Buktinya

Tak ayal, peserta Upacara Peringatan HUT Pramuka ke-58 siang itu langsung bertepuk tangan riuh sekaligus kagum atas aksi di depan mata mereka.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Aksi anggota Saka Bhayangkara Pramuka Kwartir Seyegan memecahkan botol hanya dengan kepalan tangan 

Senada dengan Arif, Bupati Sleman Sri Purnomo yang menjadi pemimpin upacara pun menyatakan Pramuka berperan penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Menjelang puncak HUT RI Ke-74 pada 17 Agustus mendatang, Sri Purnomo pun berpesan agar Pramuka berada di garis terdepan agar selektif di tengah banjir informasi saat ini.

"Kita tahu ancaman terbesar justru datang dari bangsa sendiri, salah satunya penyebaran berita bohong atau hoaks," kata Sri Purnomo dalam sambutannya.

Sebagai gerakan yang dekat dengan anak muda, ia meminta agar Pramuka bisa menjadi contoh agar tidak mudah terprovokasi berita bohong yang beredar di media sosial.

Apalagi anggota Pramuka dididik agar berkepribadian kuat, berjiwa patriotik, dan memiliki rasa bela negara berdasarkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

"Sebagai gerakan yang berkarakter kuat, saya yakin Pramuka tidak mudah terbawa arus dan memiliki integritas yang baik," kata Sri Purnomo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved