Buah Bibir

Adintya Putri Peroleh Keluarga Lewat Pramuka

Menurutnya melalui gerakan Pramuka, dia dapat lebih mengukur kemampuan diri dan mengembangkannya.

Penulis: Andreas Desca | Editor: Ari Nugroho
Dok Pri
Adintya Putri 

Laporan reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kegiatan Pramuka yang diwajibkan hampir disemua sekolah di Indonesia, saat ini mulai ditinggalkan.

Banyak siswa yang menganggap kegiatan Pramuka itu membuang-buang waktu dan tenaga.

Namun tidak bagi Adintya Putri yang saat ini sedang menempuh pendidikan atas di SMA N 6 Yogyakarta.

Siswi yang saat ini duduk di bangku kelas XI ini mengakui bahwa ikut dalam gerakan Pramuka menjadi kebanggaan tersendiri baginya.

Pramuka Bukan Gerakan Hura-hura, Ini Buktinya

"Saya memang senang ikut kegiatan Pramuka, punya kebanggaan tersendiri. Yang awalnya tidak bisa apa-apa, sekarang jadi banyak tahu," tuturnya kepada tribunjogja.com.

Sembari tersipu malu, Putri karib disapa, menceritakan pengalamannya saat mengikuti Pramuka.

"Sejak kecil saya sudah aktif ikut kegiatan Pramuka. Saat SMP kemarin sempat ikut lomba tingkat penggalang 3 dan 4. Terakhir saya juga bisa ikut di Kemah Budaya se-Pulau Jawa di Komplek Candi Prambanan," katanya.

Pramuka Kulon Progo Deklarasi Anti Rokok

"Yang lomba tingkat penggalang 3 itu tingkat kota, syukur pas itu bisa juara 1. Kalo yang lomba tingkat penggalang 4, itu tingkat Provinsi. Tapi sayang baru bisa juara 2, jadi gak lolos ke tingkat nasional," imbuhnya.

Menurutnya melalui gerakan Pramuka, dia dapat lebih mengukur kemampuan diri dan mengembangkannya.

"Melalui Pramuka saya bisa terus upgrade kemampuan saya, dan tentunya bisa melihat sejauh mana saya bisa," tegasnya.

Sebagai pelajar, Putri juga mengakui bahwa kegiatan Pramuka tidak menggangu nilai akademisnya.

"Selama ikut Pramuka, nilai akademis juga stabil. Jadi orangtua selalu mendukung," ujarnya.

Namun menurut anak kedua dari tiga bersaudara ini, yang paling penting melalui Pramuka dia dapat memperoleh keluarga baru.

"Selain pengalaman, yang paling utama itu bisa dapat keluarga baru. Teman-teman baru itu saling menjaga dan mendukung seperti keluarga," tegasnya.

"Keluarga baru ini yang terus mendorong saya untuk terus aktif dan semangat mengikuti gerakan Pramuka," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved