Jelang Persis Solo vs PSIM Yogyakarta - Cristian Gonzales Santai Hadapi Laga Klasik Derby Mataram

Cristian Gonzales menganggap semua laga di Liga 2 musim ini merupakan laga berat dan sama pentingnya

Jelang Persis Solo vs PSIM Yogyakarta - Cristian Gonzales Santai Hadapi Laga Klasik Derby Mataram
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Aksi penyerang PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales saat menghadapi Martapura FC di Stadion Mandala Krida, Kamis (8/8/2019) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyerang senior PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales, menanggapi santai laga Derby Mataram perdananya.

Ia mengaku tidak terbebani dengan pertemuan Persis Solo kontra PSIM Yogyakarta, laga klasik yang kembali tersaji setelah enam tahun tak bersua, Jumat (16/8/2019) mendatang.

Pasalnya, eks penyerang PSS Sleman ini menilai laga kontra Persis tak ada bedanya sebagaimana laga lainnya.

Sebab menurutnya, tim Laskar Mataram harus fokus menghadapi seluruh pertandingan.

"Kita tidak ingin memikirkan Persis saja. Kalau targetnya ke Liga 1 ya semua tim harus diwaspadai," kata Gonzales.

Persis Solo vs PSIM Yogyakarta - Derby Mataram Penentu Juara Paruh Musim Wilayah Timur Liga 2 2019

PSIM Yogyakarta Kembali Bakal Rekrut Pemain Bintang, Aji Santoso Masih Enggan Sebut Nama

Tundukkan Martapura FC, PSIM Puncaki Grup Timur

Lebih lanjut, penyerang berjuluk 'El Loco' ini mengatakan respek kepada semua calon lawan sangat diperlukan untuk terus terpacu memetik kemenangan sehingga dirinya enggan berpatok pada satu tim saja.

"Kita harus konsentrasi terus setiap pertandingan. Siapapun lawan yang dihadapi harus bekerja keras," ungkap dia.

Selebrasi pemain PSIM Yogyakarta, Aditya Putra Dewa, seusai mencetak gol ke gawang Martapura FC pada lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Kamis (8/8/2019).
Selebrasi pemain PSIM Yogyakarta, Aditya Putra Dewa, seusai mencetak gol ke gawang Martapura FC pada lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Kamis (8/8/2019). (Tribun Jogja/ Hanif Suryo)

Sebagaimana diketahui, pertemuan dua tim tersebut selalu menjadi laga panas di kancah kasta kedua sepak bola Indonesia.

Hal itu tak lain karena adanya friksi antara pendukung Persis dengan pendukung PSIM.

Tak jarang, meski kedua tim tak bertemu langsung, konflik antarsuporter terjadi.

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved