Liga Indonesia

Tunaikan Nazar, Andreas Kenakan Pakaian Peranakan Demi Dukung PSIM Yogyakarta

Bagaimana jadinya jika suporter mengenakan pakaian adat tradisional saat menyaksikan pertandingan sepak bola? Tentu menjadi suatu hal yang unik dan be

Tunaikan Nazar, Andreas Kenakan Pakaian Peranakan Demi Dukung PSIM Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Andreas Rah Aji Ragil Pangerstu (20), yang datang mendukung tim kebanggaannya mengenakan busana peranakan yang merupakan pakaian yang biasa dikenakan abdi dalem Kraton Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pecinta sepak bola selalu mempunyai cara berbeda dan unik untuk membuktikan kecintaannya terhadap klub yang kebanggaannya.

Menyaksikan pertandingan sepak bola mengenakan kostum atau pernak-pernik seputar klub kebanggaan tentu sudah biasa.

Bagaimana jadinya jika suporter mengenakan pakaian adat tradisional saat menyaksikan pertandingan sepak bola?

Tentu menjadi suatu hal yang unik dan berbeda.

Ialah Andreas Rah Aji Ragil Pangerstu (20), yang datang mendukung tim kebanggaannya mengenakan busana peranakan yang merupakan pakaian yang biasa dikenakan abdi dalem Kraton Yogyakarta.

Tampil Garang di Kandang, PSIM Yogyakarta Melenggang ke Puncak Klasemen Wilayah Timur

Mengenakan surjan motif lurik dengan warna dasar biru tua, bawahannya kain jarik, lengkap beserta blangkon,

Andreas begitu kontras dibandingkan pendukung lainnya yang hadir.

"Sejak awal Stadion Mandala direnovasi, saya punya nazar yang waktu itu saya sampaikan pada teman saya. Nazarnya yaitu kalau PSIM kembali berlaga di Mandala Krida, saya akan kenakan peranakan ke stadion," ujar Andreas.

"Saya pun datang ke stadion dengan berjalan kaki, dari rumah di Kecamatan Kraton ke Mandala Krida, bagian dari nazar saya," tambahnya.

PSIM Yogyakarta vs Martapura FC, Frans Sinatra : PSIM Banyak Pemain Bintang, Tapi Kami Siap Fight

Selain nazar berjalan kaki, ia pun nazar yang lainnya yaitu membeli jersey bername set pencetak gol perdana di Stadion Mandala Krida.

Sebab, sejak lama ia mengidam idamkan untuk memiliki jersey original PSIM, hanya belum terwujud.

"Semoga setelah pertandingan ini, keinginan saya untuk memiliki jersey itu bisa terwujud," harapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved