Bantul
Puluhan Naga Mengudara di Langit Parangkusumo Bantul
Penerbangan layang-layang kategori train naga dalam ajang 7th Annual Jogja Kite Festival 2019 itu mengundang antusias masyarakat.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Kemudian dinilai langsung oleh dewan juri.
Dimana untuk desain layangan terbaik, akan mendapatkan thropy dan Piala Raja Sultan Hamengkubuwono X.
Selain diikuti oleh puluhan klub pelayang asal Indonesia, festival layang-layang di Parangkusumo Bantul dimeriahkan oleh partisipasi dari 11 pelayang Internasional.
Ada dari Amerika Serikat, Polandia, Maroko, Korea Selatan, Taiwan, Tiongkok, India, Vietnam, Thailand, Singapura hingga Malaysia.
• 10 Negara Akan Meriahkan Festival Layang-layang Nasional di Pantai Parangkusumo Bantul
Mereka menerbangkan layang-layang dipinggir pantai selatan.
Warna-warni dan pantulan terik matahari membuat layang-layang cerah dipandang.
Terlihat ada layang-layang revolusi, bentuk animasi kartun, lumba-lumba, gajah hingga layang-layang putaran berukuran besar.
Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo mengatakan festival di Parangkusumo ini bukan hanya sekedar bermain layang-layang.
Menurut dia, ada unsur seni luar biasa dari tiap layang-layang yang ditampilkan.
Singgih berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diselenggarakan, agar kedepannya turut meningkatkan kunjungan wisata ke destinasi Parangkusumo.
Kunjungan dari wisatawan menurut dia akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
"Kalau ada even yang dapat mendatangkan banyak wisatawan, tentu ekonomi masyarakat di sekitar destinasi juga akan meningkat," terang dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peserta-sedang-berusaha-menerbangkan-layang-layang-naga.jpg)