Sleman

Ajak Warga Mandiri Tangani Sampah, DLH Sleman Berikan Bantuan Gerobak Sampah

Gerobak tersebut nantinya akan digunakan untuk mengumpulkan sampah dari warga di satu pedukuhan.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (kiri) bersama Kepala DLH Sleman Dwi Anta Sudibya saat penyerahan bantuan gerobak sampah di Minggir, Minggu (21/07/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman resmi memberikan paket bantuan peralatan penanganan sampah pada Minggu (21/07/2019).

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada warga Dusun Ngijon, Desa Sendangarum, Minggir.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun pun turut hadir dalam penyerahan tersebut.

"Total ada 10 paket bantuan. Tiap paket terdiri atas 1 gerobak dan 3 tong sampah komposter untuk 1 pedukuhan," kata Kepala DLH Sleman, Dwi Anta Sudibya saat ditemui Tribunjogja.com di Masjid Ngijon.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Dwi Anta menjelaskan gerobak tersebut nantinya akan digunakan untuk mengumpulkan sampah dari warga di satu pedukuhan.

Sampah lalu dipilah oleh kelompok Bank Sampah.

Sementara tiga tong sampah berfungsi untuk menempatkan sampah organik.

Dwi mengatakan nantinya sampah tersebut terurai secara alami menjadi pupuk kompos.

"Cara seperti ini bisa mengurangi beban DLH Sleman, yang saat ini baru bisa menangani sebesar 52 persen sampah di Sleman," jelas Dwi Anta.

Sri Muslimatun mengatakan pemberian paket bantuan ini bisa menjadi stimulus bagi warga, agar mereka menumbuhkan niat untuk menangani sampah secara mandiri.

Edukasi Pengelolaan Sampah, Pelajar Bantul Kenakan Busana Daur Ulang

Ia terutama mengapresiasi bantuan tiga tong sampah komposter, agar sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos.

Keberadaan pupuk tersebut sangat bermanfaat untuk kegiatan pertanian warga.

"Apalagi Moyudan dan Minggir ini jadi salah satu lumbung padi DIY, jadi pupuk kompos sangat dibutuhkan untuk itu," kata Muslimatun.

Muslimatun pun berharap nantinya seluruh wilayah Sleman bisa menangani sampah secara mandiri, tanpa tergantung sepenuhnya pada DLH.

Hal tersebut juga sesuai dengan visi DLH Sleman di 2025 mendatang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved