Bantul

135 Siswa Baru SMK Negeri 1 Sanden Diajak Sadar Hukum

Wawasan tentang hukum perlu disampaikan pada para remaja agar lebih berhati-hati dalam berbagai hal.

135 Siswa Baru SMK Negeri 1 Sanden Diajak Sadar Hukum
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
135 siswa baru SMK Negeri 1 Sanden mengikuti seminar sadar hukum dalam kegiatan MPLS, Rabu (17/7/2019) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 135 peserta didik baru SMK Negeri 1 Sanden mengikuti seminar hukum dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Rabu (17/7/2019) pagi.

Mereka menimba berbagai wawasan tentang hukum bersama tim Kantor Hukum Fighter HS And Associates.

Direktur Kantor Hukum Fighter HS And Associates, Setyawati mengatakan wawasan tentang hukum perlu disampaikan pada para remaja ini agar lebih berhati-hati dalam berbagai hal.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Ia menyoroti maraknya kriminalitas yang dilakukan oleh remaja seperti klitih hingga tawuran.

"Karena sekarang kan marak narkoba, klitih, perkelahian. Kami menyampaikan agar mereka mejauhi itu. Karena itu berdampak merugikan selain bagi diri sendiri orang lain juga," katanya saat ditemui Tribunjogja.com di sela acara.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Urusan Humas Dunia Usaha dan Dunia Industri Kahana mengatakan, para siswa perlu mengetahui tentang hukum agar lebih berhati-hati dalam berperilaku.

Terlebih di era media sosial saat ini, siswa diberi pengetahuan soal undang-undang IT.

Musim Kemarau Panjang, DPPKP Bantul Anjurkan Petani Manfaatkan Lahan Pekarangan

"Medsos undang-undang IT, mereka belum paham jadi sangat diperlukan," ujar Kahana. Selain itu, siswa diharapkan dapat mengetahui bahwa perbuatan pemukulan atau lainnya memiliki dampak hukum.

"Dampak hukumnya seperti apa jadi supaya hati-hati. Walaupun kelihatan garang, berkelahi dan sebagainya ada efek hukumnya," katanya.

Selain itu ia berharap siswa dapat terbentuk karakternya dan menjadi sadar hukum.

"Sebagai pembentukan katakter, makin banyak wawasan, jadi kalau ada masalah bisa diselesaikan secara holistik bukan secara parsial," pungkasnya.(*)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved