Adisutjipto Urban Obstacle Run 2019, Lomba Lari ala TNI Lewati 26 Rintangan Siap Kembali Digelar

Lomba lari di sekitar Pangkalan Udara Adisucipto teresebut akan dipenuhi dengan banyak rintangan

Adisutjipto Urban Obstacle Run 2019, Lomba Lari ala TNI Lewati 26 Rintangan Siap Kembali Digelar
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Panitia penyelenggara Lomba Obstacle Run atau olahraga lari dengan halang rintang bertajuk Adisutjipto Urban Obstacle Run (AUOR) 2019 berfoto bersama pada jumpa pers, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lomba Obstacle Run atau olahraga lari dengan halang rintang bertajuk Adisutjipto Urban Obstacle Run (AUOR) 2019 akan digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta, 1 September 2019 mendatang.

Lomba lari di sekitar Pangkalan Udara Adisucipto teresebut akan dipenuhi dengan banyak rintangan, mulai dari menyusuri sungai, monkeywall hingga 26 rintangan serta memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah.

Obstacle Run yaitu lari dengan jarak 10 km sambil melewati 26 rintangan yang akan sediakan oleh Pasukan Khas TNI AU.

Adapun rintangan-rintangan tersebut berupa ayunan memakai tali, memanjat tembok, melewati kayu-kayu yang didirikan, menaiki tangga, melewati jembatan yang digantung di pohon, merayap, dan melompati palang setinggi 1,8 meter, serta melewati sungai.

Danlanud Adisutjipto, Marsma Pnb Ir. Bob Panggabean mengatakan, acara ini terbuka untuk masyarakat umum dan internasional dengan target peserta sebanyak 5.000 orang, baik perorangan maupun tim.

"Tujuannya, kami ingin sekali TNI, Polri, beserta masyarakat sipil dapat berolahraga bersama untuk memupuk persahabatan dan persatuan agar negara Indonesia semakin kuat," kata Marsma Pnb Ir. Bob Panggabean pada jumpa pers, Selasa (16/7/2019).

Pada obstacle run kali ini, akan dibagi dalam dua kategori, yaitu untuk militer dan juga umum, baik beregu maupun perorangan.

Adapun pembagian kelasnya meliputi, beregu militer dan beregu sipil, pria dan wanita perseorangan, pria dan wanita perseorangan 5 K, pria dan wanita perseorangan 10 K, dan juga kategori anak atau Kid Dash.

Serta nuansa yang berbeda adalah ‘obstacle run’ yaitu lari dengan jarak 10 KM sambil melewati 26 rintangan yang telah disediakan.

"Disamping ada halang rintang, ada pula hiburan berupa atraksi drum band Taruna Akademi Angkatan Udara, penerjunan Paskhas, demo air show pesawat tempur AU, demo Jupiter Aerobatic Team, display darat, dan semoga yang direncakana kita dapat memberi nuansa yang berbeda dibanding yang lainnya," ujarnya.

Selain untuk mendukung program pemerintah di bidang olahraga, khususnya lari, event ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam bidang kedirgantaraan dan juga sebagai promosi wisata yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adapun peserta dipungut biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu untuk nomor 5 km, Rp250 ribu untuk nomor 10 km, Rp400 ribu untuk nomor individual obstacle run (militer/sipil), dan Rp1,3 juta untuk nomor obstacle run team yang terdiri dari 4 orang (militer/sipil) dan Rp150 ribu untuk kategori Kid Dash.

Peserta dapat melakukan registrasi secara online melalui www.tiketapasaja.com atau bisa menghubungi Galung (087745449219), dan Miko (082243173818). (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved