Sleman
Pemeran Film ‘Dua Garis Biru’ Sapa Penggemar di JCM
Film ini sarat akan makna dan pesan moral bukan hanya bagi anak muda, tetapi juga bagi para orangtua dan masyarakat.
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
Namun, Chand Parwez, yang kemudian menjadi produser ‘Dua Garis Biru’, dengan konsisten bertanya tentang perkembangan skenario hingga akhirnya di tahun 2018, Gita memberanikan diri untuk menyutradarainya.
Bagi Gita, film ini spesial bukan hanya karena menandai debutnya sebagai sutradara, tapi film ini juga menjadi surat cintanya kepada anak, orangtua, dan anggota keluarga yang sedang, atau pernah menghadapi kesalahan anggota keluarganya dan dalam proses memaafkan satu sama lain dalam perjalanannya untuk menjadi lebih baik lagi.
Namun di sisi lain, film ini adalah desakan keras untuk para pihak yang bertanggung jawab agar berupaya lebih serius mengurangi jumlah kesalahan fatal seperti kehamilan dini pada remaja Indonesia.
Kesalahan yang bisa berujung pada kematian ibu dan atau bayinya, menambah jumlah angka pelajar putus sekolah, lingkaran kemiskinan, bahkan kekerasan dalam rumah tangga karena ketidaksiapan pernikahan dini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemeran-film-dua-garis-biru-sapa-penggemar-di-jcm.jpg)