Yogyakarta

Gunung Merapi, Merbabu, Menoreh Diusulkan Jadi Cagar Biosfer di Unesco

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengusulkan Gunung Merapi, Merbabu dan Menoreh menjadi cagar Biosfer baru ke Unesco.

Gunung Merapi, Merbabu, Menoreh Diusulkan Jadi Cagar Biosfer di Unesco
Twitter/@BPPTKG
Gunung Merapi 

Pihaknya berharap, kekayaan hayati dan juga keunikan yang dimiliki bentang alam Gunung Merapi, Merbabu, dan Menoreh akan menjadi salah satu pertimbangan Unesco.

"Kedatangan kami ke sini adalah untuk meminta dukungan Gubernur DIY yang menjadi salah satu persyaratan. Dan, tadi Gubernur sangat mendukung mudah-mudahan segera dikeluarkan surat dukungan ini," jelasnya.

Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini, BPPTKG Yogyakarta Catat Luncuran Guguran Lava Sejauh 600 Meter

Adapun beberapa persyaratan yang membuat pihaknya mengusulkan tiga kawasan ini diantaranya adalah adanya keunikan biodiversity(keanekaragaman hayati), biografinya, sosial kultur dan flora fauna unik.

Di kawasan ini juga terdapat potensi pengembangan berkelanjutan.

"Dalam hal ini, konsep ini akan meliputi konservasi, logistik dan support penentuan kebijakan daerah harus tercapai dan dicapai. Serta potensi pengembangan berkelanjutan," jelasnya.

Luasan lahan untuk kawasan inti konservasinya mencapai 12.000 hektar di dalam 250. 000 hektare lahan yanh diusulkan.

Nantinya sisanya adalah lahan yang nantinya akan dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Untuk itu, Pemda pun harus segera membentuk badan pengelola cagar biosfer.

Pihaknya berharap cagar biosfer ini juga melibatkan kerjasama multipihak.

Hal ini karena banyak yang bisa dikemas.

Halaman
1234
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved